Jumat, 05 Juli 2019

Pertamina Tambah Pasokan Avtur di Bandara Juanda & Lombok untuk Penerbangan Haji

Sidoarjo – Guna menjamin lonjakan kebutuhan avtur pada saat penerbangan Haji 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V telah menambah pasokan avtur di Bandara Internasional Juanda Surabaya dan Bandara Internasional Lombok. Bandara Juanda sendiri akan memberangkatkan 85 kloter calon jemaah haji dan Bandara Lombok memberangkatkan 11 kloter. Jumlah itu naik dari tahun 2018 lalu yang masing-masing sebesar 83 kloter dan 10 kloter.

Unit Manager Communication & CSR MOR V Rustam Aji menjelaskan bahwa pemberangkatan pertama calon jemaah haji tahun ini dari Bandara Juanda dan Bandara Lombok dijadwalkan pada Sabtu, 6 Juli 2019. Pihak Pertamina sendiri memprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi avtur apabila dibandingkan dengan musim haji tahun lalu.

“Karena jumlah kloter di tahun ini naik dibanding tahun lalu, maka kebutuhan avtur kami prediksikan juga naik. Estimasi kami ada kenaikan total kebutuhan avtur saat musim haji tahun ini dibanding tahun lalu. Di Bandara Juanda naik 2,5 persen dan di Bandara Lombok naik 11 persen,” jelas Rustam di Depot Pengisian Bahan Bakar Pesawat Udara (DPPU) Pertamina Juanda, Sidoarjo, Kamis (4/7), seperti dilansir Kabarbisnis.

“Estimasi kami, kebutuhan total Avtur untuk penerbangan haji 2019 ini, di Juanda sebesar 16.885 KL dan di Lombok sebesar 2.705 KL. Salah satu penyebab kenaikan tersebut karena tahun 2019 ini ada penambahan 2 kloter dari Surabaya dan 1 kloter dari Lombok, dibanding tahun lalu,” sambung Rustam.

Rustam juga menegaskan jika pihaknya akan menjamin ketersediaan avtur dan mengoptimalkan ketepatan waktu pengisian ke pesawat selama musim haji. Dengan adanya penerbangan haji tersebut, Depot Pengisian Bahan Bakar Pesawat Udara (DPPU) Juanda menaikkan persediaan Avtur selama Juli sampai September menjadi 1.075 KL per hari, dari yang biasanya 975 KL per hari, atau naik sebesar 10 persen. “Sedangkan di DPPU Bandara Internasional Lombok (BIL), persediaan Avtur dinaikkan menjadi 102 KL per hari dari normal 67 KL per hari atau naik sebesar 52 persen,” tuturnya.

Tak hanya menyiapkan stok avtur di DPPU dan Terminal BBM terdekat, Pertamina pun mempersiapkan SDM dan sarana untuk pengisian ke pesawat. “Kami juga melakukan koordinasi yang intens dengan Angkasa Pura I Juanda untuk menjaga kelancaran dan ketepatan pelayanan dengan baik, aman dan lancar,” tandasnya.