Kamis, 04 Juli 2019

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Jatim Selama Mei 2019 Turun 21,68%

Surabaya – Badan Pusat Statistika (BPS) Jawa Timur melaporkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Jatim melalui pintu masuk Bandara Internasional Juanda Surabaya selama bulan Mei 2019 lalu mengalami penurunan sebesar 21,68% jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, dari 18.652 kunjungan menjadi hanya 14.609 kunjungan saja.

Apabila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2018 lalu, jumlah kunjungan turis asing yang berwisata ke Jatim juga turun sebesar 40,18% dari 24.420 kunjungan. “Penurunan ini disebabkan, karena Mei adalah bulan puasa Ramadan, yang memang mempengaruhi kedatangan Wisman ke Jawa Timur,” ucap Kepala Badan Pusat Statistika (BPS) Jatim, Teguh Pramono di Surabaya, Selasa (2/7), seperti dilansir Republika.

Lebih lanjut Teguh menjelaskan, 10 negara asal wisman yang paling banyak mendominasi kunjungan ke Provinsi Jatim selama Mei 2019 antara lain adalah Malaysia, Singapura, Tiongkok, Taiwan, Amerika Serikat, India, Jepang, Korea Selatan, Thailand, dan Perancis. Wisman dari kesepuluh negara tersebut berkontribusi 73,69% dari jumlah kedatangan wisman ke Jatim pada Mei 2019.

Dari 10 negara mayoritas tersebut, wisman asal Malaysia masih menduduki posisi tertinggi dengan jumlah yang mencapai 32,07%. Lalu di peringkat berikutnya disusul wisatawan mancanegara asal Singapura dengan kontribusi sebesar 13,01% dan wisman asal China dengan jumlah mencapai 8,75%.

Apabila dibandingkan dengan bulan April 2019, kunjungan wisman dari 10 negara mayoritas tersebut pada Mei 2019 mengalami penurunan sebesar 17,58% dari 13.061 kunjungan menjadi 10.765 kunjungan. Adapun wisatawan mancanegara dari negara Thailand mengalami penurunan tertinggi selama Mei 2019, yakni sebesar 69,52%.

Secara kumulatif selama periode Januari-Mei 2019, jumlah wisman yang berwisata ke Jatim mengalami penurunan sebesar 26,77% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni dari 118.270 kunjungan menjadi 86.609 kunjungan. Akan tetapi, wisman dari 10 negara utama selama periode itu justru naik 6,63% dari 57.183 kunjungan jadi 60.972 kunjungan.

“Kunjungan Wisman berkebangsaan Malaysia tetap yang terbanyak pada periode Januari-Mei 2019 sebesar 27.782 kunjungan. Kemudian disusul dari Singapura sebanyak 9.669 kunjungan dan Tiongkok sebanyak 8.112 kunjungan,” tutup Teguh.