Minggu, 07 Juli 2019

Harga Tiket Pesawat Mulai Turun, Arus Penumpang di Bandara Juanda Masih Normal

Surabaya – Upaya pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat sejak 3 Juli 2019 lalu ternyata masih belum berdampak cukup signifikan pada jumlah penumpang di Bandara Internasional Juanda Surabaya. Meski demikian, volume penumpang di Bandara Juanda kabarnya sudah mulai meningkat.



Humas PT Angkasa Pura 1, Yuristo Ardi mengungkapkan bahwa turunnya harga tiket pesawat masih belum memberi dampak pada peningkatan penumpang. Ia menambahkan, rata-rata pergerakan penumpang di Bandara Juanda mencapai 50 ribu orang per hari.

“Sejauh ini masih wajar, turunnya harga tiket belum memberi pengaruh terhadap pergerakan penumpang di bandara,” papar Yuristo, Rabu (3/7), seperti dilansir Jatimnet. Adapun kepadatan di Bandara Juanda disebabkan karena momen liburan sekolah dan memasuki jam sibuk. “Kalau faktor tiket pesawat yang turun masih belum menjadi faktor utama,” sambung Yuristo.

Beberapa penumpang sendiri justru ada yang mengeluhkan harga tiket pesawat yang dianggap masih tinggi. Bahkan salah satu penumpang bernama Triyono mengaku harus mengeluarkan uang Rp 1,2 juta per orang untuk bepergian dari Surabaya ke Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. “Padahal saya datang ke Surabaya bersama istri. Jadi total Rp. 2,4 juta sudah harus disiapkan jauh hari sebelumnya,” kata Triyono.

Padahal katanya tahun lalu rute yang sama hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 700 ribu. “Tidak tahu kok tinggi sekali harga tiket. Mau mengeluh tapi bagaimana lagi, ingin naik kapal laut tapi takut ombak tinggi akhirnya terpaksa naik pesawat,” bebernya.

Tak jauh berbeda, penumpang lain bernama Siti Rohmah pun mengaku harus mengeluarkan biaya Rp 1,4 juta untuk pulang ke Samarinda. “Tahun lalu cuma Rp 1,2 juta. Sekarang harga tiket makin mahal,” ujarnya. Oleh sebab itu ia mengharapkan pemerintah dapat segera menurunkan harga tiket pesawat. “Kasihan penumpang yang seperti mahasiswa atau perantauan. Karena dananya kan pas-pasan,” tutupnya.