Sabtu, 13 Juli 2019

Baru Didiskon, Tiket Pesawat Murah Citilink Habis Dalam Waktu 3 Jam

Jakarta – Maskapai berbiaya rendah atau low cost carrier (LCC) mulai menurunkan harga tiket pesawatnya sebesar 50% dari tarif batas atas (TBA), sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah. Bahkan program diskon tersebut juga disambut antusias oleh masyarakat. Terbukti, sejak dijual dari 11 Juli 2019, rupanya saat ini kuota tiket murah tersebut telah habis terjual.

Seperti diketahui, tiket murah tersebut berlaku pada happy hour, yakni pukul 10.00 hingga jam 14.00 waktu setempat, tiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Vice President Corporate Secretary dan CSR Citilink Indonesia Resty Kusandarina menuturkan bahwa tiket pesawat murah ludes terjual hanya dalam waktu 3 jam.

“Jam dua dini hari, Kamis (11/7), rute favorit, seperti ke Yogyakarta dan Batam sudah habis. Sedangkan, jam tiga sudah habis seluruhnya. Jangankan penerbangan tanggal 20 Juli 2019 (Sabtu), untuk tanggal 30 Juli (Selasa) saja sudah naik. Berarti sudah habis yang dijual 50 persen dari TBA,” ungkap Resty, Kamis (11/7), seperti dilansir Republika.

Sementara itu, Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo menuturkan, Citilink mengalokasikan 3.348 kursi dengan 62 penerbangan tiap hari untuk mematuhi peraturan pemerintah menjual tiket pesawat dengan harga lebih rendah 50% dari TBA. Juliandra menuturkan, sejumlah rute yang telah dipangkas harganya antara lain meliputi rute Jakarta-Medan, Jakarta-Yogyakarta, Makassar-Surabaya, Jakarta-Denpasar, Balikpapan-Denpasar, Surabaya-Banjarmasin, dan Jakarta-Solo.

Menurut penelusuran Republika di situs Traveloka pada Kamis pagi, harga tiket untuk penerbangan jadwal pukul 10.00-14.00 WIB tak ada yang dibanderol 50% dari TBA. Adapun untuk Selasa (16/7) pukul 12.25 WIB, tiket Citilink rute Jakarta-Medan telah dijual seharga Rp 1,7 juta. Padahal jika tiket diskon masih tersedia, seharusnya rute tersebut dapat dibanderol sekitar Rp 750 ribu saja.

Sejauh ini yang menerapkan diskon tersebut baru maskapai Citilink, sedangkan untuk maskapai Lion Air kabarnya masih belum menerapkan diskon tiket 50% secara penuh dengan alasan ketidaksiapan sistem. Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Susiwijono mengungkapkan jika Lion Air meminta tenggat waktu sampai pekan depan untuk menyiapkan sistem reservasi tiket murah pada 146 penerbangan. “Lion Air masih meminta waktu hingga Kamis pekan depan,” ucapnya.