Sabtu, 08 Juni 2019

Jumlah Pemudik di Bandara Juanda Turun Anjlok 39% dari Tahun Lalu

Surabaya – Selama pelaksanaan mudik Lebaran tahun 2019 ini, tepatnya pada H+1 Idul Fitri, PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Juanda rupanya melaporkan adanya penurunan lalu lintas pemudik hingga 39% apabila dibandingkan pada momen yang sama tahun 2018 lalu. Adapun jumlah pemudik pada H+1 Lebaran di Bandara Internasional Juanda Surabaya hanya sebesar 34.971 orang.

“Pada H+1 lebaran, atau tepatnya hari Kamis (6/6) penumpang di Bandara Juanda hanya 34.971 orang. Turun 39 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 57.193 orang,” beber Humas PT Angkasa Pura 1 Juanda Surabaya, Yuristo Ardi Hanggoro, Jumat (7/6), seperti dilansir Republika.

Yuristo menambahkan, penurunan lalu lintas pemudik ini juga mengakibatkan turunnya pergerakan pesawat di Bandara Juanda. Selama mudik Lebaran 2019, pergerakan pesawat di Bandara Juanda turun hingga 29%. Pada H+1 Lebaran 2019, pergerakan pesawat di Bandara Juanda turun 308, anjlok drastis dibandingkan pergerakan pesawat tahun lalu yang mencapai 436.

Pada rekapitulasi pergerakan arus mudik di Bandara Juanda secara keseluruhan hingga H-1 atau sampai tanggal 4 Mei 2019 hanya sebesar 343.546 penumpang. “Jumlah tersebut turun 23% jika dibandingkan arus mudik Lebaran 2018 yang jumlahnya mencapai 448.843 orang penumpang,” papar Yuristo.

Sementara itu, pergerakan kargo di Bandara Juanda pada H+1 Lebaran 2019 justru dilaporkan mengalami peningkatan hingga 37%. Pada 2019, pergerakan kargo di Bandara Juanda mencapai 36.101 kg, sedangkan tahun lalu hanya sebesar 26.294 kilogram. Tetapi jika dilihat selama periode H-10 sampai H+1 Lebaran, pergerakan kargo turun signifikan hingga 45% dari yang tahun lalu mencapai 2.554.084 kg, tahun ini hanya sebesar 1.407.549 kg saja.

Menurut pihak otoritas Bandara Juanda, penurunan jumlah pemudik di Bandara Juanda kali ini dipicu oleh mahalnya harga tiket pesawat, sehingga para pemudik beralih menggunakan moda transportasi selain pesawat.