Rabu, 22 Mei 2019

Turun Drastis, Jumlah Pengajuan Extra Flight yang Diterima AP I Hanya 1.565

Jakarta – Pada masa angkutan Lebaran 2019, PT Angkasa Pura (AP) melaporkan telah menerima pengajuan penerbangan tambahan atau extra flight sebanyak 1.565. Seluruh penerbangan tambahan itu adalah gabungan dari rute domestik dan rute tujuan internasional yang diajukan oleh maskapai dalam maupun luar negeri.

“Data extra flight yang kami terima sebanyak 1.565 hingga hari ini,” ujar Corporate Secretary AP I Handy Heryudhitiawan awal pekan ini, seperti dilansir Bisnis. Adapun rute penerbangan tambahan yang diajukan maskapai asing meliputi Jet Star untuk Singapura-Surabaya PP, Saudia Airlines untuk Surabaya-Jeddah PP, dan Malaysia Airlines untuk Surabaya-Kuala Lumpur. Sedangkan maskapai nasional yang mengajukan extra flight antara lain Lion Air, Batik Air, Sriwijaya air, Air Asia, dan Express Air.

Adapun bandar udara yang melayani penerbangan tambahan sesuai pengajuan, yakni Bandara Juanda Surabaya, Bandara IGN Rai Denpasar, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Bandara Adisucipto Yogyakarta, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin.

Akan tetapi, menurut Handy ternyata pengajuan extra flight yang dilakukan oleh maskapai cenderung menurun dibanding pada Lebaran tahun lalu. Tahun lalu jumlah penerbangan ekstra yang diajukan mencapai 5.247 rute domestik dan internasional. “Kalau dibandingkan dengan 2018, tahun ini mengalami penurunan permohonan extra flight. Hingga saat ini yang sudah masuk baru 1.565 slot,” paparnya.

Handy mengatakan, realisasi penerbangan tambahan selama masa Lebaran 2018 menjadi bahan pertimbangan bagi maskapai untuk menentukan pengajuan pada tahun 2019 ini. Dengan demikian jumlah angka pengajuan pun menjadi lebih realistis.

Adanya moda transportasi darat yang semakin memadai seperti jalan tol dan kereta disebut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik dan balik. Pergeseran moda transportasi ini terjadi terutama di wilayah Pulau Jawa.

Sebagai informasi, di Bandara Internasional Juanda Surabaya jumlah pengajuan penerbangan tambahan pada Lebaran 2018 mencapai 1.598 slot, sementara itu pada Lebaran 2019 menyusut drastis jadi 580 slot saja. Bandara Juanda sendiri tercatat menjadi pengajuan penerbangan tambahan terbanyak dibanding bandara lain yang dikelola oleh AP I.