Rabu, 29 Mei 2019

Puncak Arus Mudik di Bandara Juanda Diprediksi Mulai 31 Mei 2019

Sidoarjo – Puncak terjadinya kepadatan penumpang saat mudik Lebaran 2019 di Bandara Internasional Juanda Surabaya diperkirakan berlangsung pada H-7 atau tanggal 31 Mei 2019 mendatang. Sementara itu, untuk puncak arus balik diprediksi jatuh pada H+3 atau 9 Juni 2019.

Menurut General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Juanda Heru Prasetyo, puncak pergerakan pesawat di Bandara Juanda terjadi pada H-7 atau 31 Mei 2019 dan arus balik Lebaran pada H+4 atau tanggal 10 Juni 2019. “Sedangkan untuk pergerakan kargo pesawatnya sendiri pada arus mudik terjadi pada H - 7 atau 31 Mei hingga arus balik H + 6 yaitu tanggal 12 Juni,” ungkap Heru, Selasa (28/5), seperti dilansir Tribunnews.

Akan tetapi, Heru mengatakan bahwa mudik Lebaran tahun 2019 ini berbeda dari pelaksanaan mudik tahun 2018 lalu. “Tahun ini kita mengalami penurunan dari berbagai sektor. Sektor pergerakan pesawat turun 17%, jumlah penumpang hanya sekitar 22%, dan kargo sekitar 48%,” jelas Heru.

Walaupun terjadi penurunan di sejumlah sektor, pihak PT AP I Cabang Juanda berkomitmen untuk tetap melayani para pengguna jasa dengan profesional guna memberikan rasa aman dan nyaman selama berada di Bandara Internasional Juanda. Heru menuturkan, terdapat berbagai faktor yang mengakibatkan penurunan tersebut. “Macam-macam ya faktornya. Mungkin saya kira indikasi penurunan harga tiket yang tak biasa juga ikut mempengaruhi,” papar Heru.

Di Bandara Juanda nantinya juga tetap tersedia Posko Terpadu guna melayani masyarakat yang hendak mudik dengan naik pesawat. Di samping itu, untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran, Bandara Juanda juga akan beroperasi selama 24 jam penuh sepanjang pelaksanaan angkutan Lebaran 2019. “Posko Terpadu ini menjadi agenda rutin setiap tahunnya, pelaksanaan posko terpadu angkutan lebaran harus tetap mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan,” sambung Heru.

Posko tersebut akan dibuka selama 16 hari, mulai H-7 (29 Mei 2019) hingga H+7 (13 Juni 2019). Tak hanya melibatkan pihak internal PT AP I Cabang Juanda, posko ini juga melibatkan beberapa instansi seperti Otoritas Bandara Wilayah III, Lanudal Juanda, TNI AD, TNI AU, Polsek Sedati, BMKG, Basarnas, CIQ, Airlines, dan Ground Handling.