Kamis, 09 Mei 2019

Dongkrak Pariwisata, Pemprov Jatim Gelar Majapahit International Travel Fair 2019

Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berupaya untuk terus mendorong sektor pariwisata, misalnya saja dengan mengadakan Majapahit International Travel Fair (MITF) 2019 pada Kamis (2/5) lalu. Acara ini adalah event pariwisata tahunan berskala internasional untuk mempromosikan potensi budaya dan pariwisata Jatim.

“MIFT makin agresif mengangkat sektor pariwisata Jawa Timur. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya buyers yang datang. Dari 114 buyer yang datang di tahun sebelumnya, kini menjadi 120 buyers dari 14 negara yang datang,” jelas Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, Kamis (2/5), seperti dilansir Kabarbisnis.

Hal tersebut menurut Emil menandakan bahwa industri pariwisata Jatim semakin berkembang. Apalagi di sejumlah daerah seperti Banyuwangi, Malang, Batu, dan Surabaya banyak atraksi yang layak dikunjungi wisatawan nusantara maupun mancanegara. Ia menjelaskan, di Jatim ada 784 objek wisata yang tersebar di 38 kabupaten/kota dan ke depannya akan terus bertambah. Oleh sebab itu Emil menargetkan tahun ini Jatim mampu mendatangkan 1 juta turis mancanegara.

“Ini dibarengi dengan infrastruktur yang semakin mumpuni di Jatim, khususnya aksesibilitas. Apalagi Jalan tol yang dibangun pemerintah pusat semakin mempermudah wisatawan dalam mengakses destinasi yang ada di Jatim. Dengan itu pertumbuhan amenitas pendukung pun makin cepat,” papar Emil.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga mengatakan ingin mengembangkan konsep desa wisata, terutama yang berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, bukan hanya dapat mendongkrak pariwisata, tetapi juga meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat pedesaan.

“Dengan adanya pengembangan desa wisata, kami yakin akan tumbuh basis ekonomi pedesaan. Sehingga akan ada peningkatan percepatan kesejahteraan masyarakat desa. Artinya multiplayer effect-nya banyak sekali, apalagi di seluruh negara di dunia, devisa sektor riil akan tumbuh ketika sektor pariwisata tumbuh,” jelasnya.

Pameran Majapahit Internasional Travel Fair 2019 ini diikuti oleh 100 peserta dari kabupaten/kota seluruh Indonesia, swasta, daerah tujuan wisata, penerbangan, dan kereta api dengan 180 stan. Di tempat ini juga akan ada travel exchange (trafex) atau pertemuan buyer dan seller.

Direktur PT Debindo Mitratama selaku penyelenggara pameran MITF 2019 Boediono berharap kegiatan ini memberikan nilai transaksi yang tinggi, mencapai Rp 50 miliar. “Karena mereka membawa grup yang biasanya disebut MICE. Oleh karena itu kami juga mendapat dukungan PHRI, ASITA, GIPI, dan semua stakeholder pariwisata lainnya,” tutupnya.