Selasa, 09 April 2019

Promosi Wisata Babel, Bakal Dibuka Penerbangan Baru dari Surabaya & Bali

BANGKA – Pemerintah Provinsi Bangka Belitung terus melakukan upaya untuk mempromosikan potensi wisata daerah kepada masyarakat luas. Salah satu caranya adalah menjajaki dua jalur penerbangan khusus baru ke dan dari Bangka Belitung. Dua jalur penerbangan yang rencananya akan dibuka adalah melalui Surabaya dan Bali.

“Penerbangan ini rencananya hanya akan beroperasi pada hari Jumat, Minggu, dan Senin. Dua jalur khusus baru tersebut adalah rencana Pemerintah Provinsi Bangka Belitung pada tahun 2020 mendatang,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan & Pariwisata Bangka Belitung, Rivai. “Satu di antara tujuan jalur baru ini adalah untuk mendongkrak sektor pariwisata Bangka Belitung, sehingga akan beroperasi pada hari-hari tertentu saja.”

Ia menuturkan, saat ini, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah hal untuk menyukseskan rencana tersebut. Rencana ini sendiri diharapkan juga didukung oleh pemerintah kabupaten dan kota yang ada di Bangka Belitung. “Tentunya, tidak mungkin Pemprov berdiri sendiri jika ini mau sukses, harus didukung tujuh kabupaten dan kota,” sambung Rivai.

Sementara itu, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengajak para pimpinan daerah untuk ikut mempromosikan pariwisata di Bangka Belitung, salah satunya melakukan kerja sama dengan pihak maskapai penerbangan. Ia pun berharap dengan adanya kerja sama tersebut, semakin banyak wisatawan yang akan berkunjung ke Provinsi Bangka Belitung.

Sebagai informasi, industri pariwisata di Bangka Belitung memang baru saja terpukul di awal tahun 2019 ini. Penyebabnya adalah tingginya harga tiket pesawat terbang dan pemberlakuan tarif bagasi penumpang. Hal itu membuat banyak masyarakat enggan bepergian ke provinsi yang sempat terkenal berkat film ‘Laskar Pelangi’ tersebut.

“Kami berharap kepada pemerintah pusat, mengingat kami juga adalah daerah pariwisata, untuk menurunkan harga tiket pesawat terbang, dan Insya Allah ini bisa segera terealisasi,” tutur Erzaldi. “Selain itu, kami juga menyiapkan infrastruktur akses jalur Bangka dan Belitung yang dilayani oleh Kapal Roro.”