Selasa, 02 April 2019

Lebaran 2019, Bandara Juanda Bersiap Terima Pengajuan Extra Flight

SURABAYA – Tidak bisa dipungkiri jika setiap musim Lebaran tiba, jumlah masyarakat yang bepergian menggunakan pesawat terbang akan melonjak tajam. Karena itu, seperti yang sudah-sudah dan telah menjadi agenda rutin, pada Lebaran tahun 2019, Bandara Internasional Juanda juga telah bersiap menerima pengajuan penerbangan tambahan untuk arus mudik dan arus balik.

Dilansir JPNN, dalam kondisi normal, pergerakan pesawat di Bandara Juanda rata-rata per hari mencapai 360 penerbangan, baik yang berangkat (take off) maupun yang mendarat (landing). Jika dihitung lebih rinci, saat ini penerbangan di Bandara Juanda mencapai 30 sampai 34 penerbangan per jam, yang artinya ada satu penerbangan setiap dua menit.

“Masih ada kemungkinan untuk menambah slot tersebut, terutama untuk waktu di luar jam padat pesawat,” kata General Manager AIRNAV cabang Surabaya, Mokhammad Kharim. “Biasanya, maskapai akan ramai-ramai mengajukan slot tambahan pada beberapa minggu menjelang bulan puasa hingga menjelang Lebaran.”

Namun, tidak semua slot bakal dipenuhi. Pasalnya, status Bandara Juanda yang juga dipergunakan untuk pendaratan militer membuatnya harus berbagi tempat. Ini belum jika ada penerbangan VVIP yang sewaktu-waktu dapat mengganggu slot-slot penerbangan yang sudah ada. “Biasanya, lebih banyak yang mengajukan extra flight ke Surabaya daripada yang berangkat,” sambung Kharim.

Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Juanda, Heru Prasetyo, mengatakan bahwa kebijakan penerimaan slot tersebut bukan pada tiap-tiap bandara. Namun, yang berhak menyetujui penerbangan tambahan adalah pemerintah pusat, dalam hal ini adalah Direktorat Jenderal Angkutan Udara Kementerian Perhubungan.

Di sisi lain, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur mengatakan pihaknya akan bertemu dengan pengelola pelabuhan dan bandara di Jatim untuk membahas persiapan mudik Lebaran 2019. Pasalnya, hal tersebut dinilai sangat penting karena selain jalur darat, jalur dan jalur udara selalu mengalami kenaikan signifikan saat mudik Lebaran.

“Bandara Abdulrachman Saleh di Malang mendapatkan perhatian ekstra karena seharusnya bisa mendapatkan extra flight lebih banyak daripada mudik tahun kemarin yang hanya menambah 2 penerbangan dari 14 menjadi 16,” ujar Kepala Dishub Jatim, Fattah Jasin. “Sementara, di Bandara Juanda kemarin menyediakan 31 penerbangan ekstra.”