Rabu, 24 April 2019

Akhirnya Penerbangan Rute Bandara Juanda-Pulau Bawean Kembali Beroperasi

Gresik – Setelah sempat berhenti beroperasi selama 3 bulan lebih, penerbangan perintis dari Bandara Internasional Juanda Surabaya ke Pulau Bawean akhirnya kembali beroperasi sejak tanggal 10 April 2019 lalu. Penerbangan tersebut dilayani menggunakan pesawat perintis seperti sebelumnya.

Menurut Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Agustin Halomoan Sinaga, pelayanan penerbangan yang dibuka bukan hanya dari Surabaya ke Pulau Bawean saja, tetapi juga rute baru dari Bandara Bawean ke Sumenep dan dari Sumenep ke Bawean dengan jadwal setiap hari Rabu. Harga tiket pesawat rute Sumenep-Bawean ini dipatok Rp 301.000.

Sementara itu, rute penerbangan dari Bandara Juanda ke Bawean beroperasi setiap hari Kamis dan Jumat dengan tarif tiket sebesar Rp 339.200. Kemudian jika dari Bawean ke Bandara Juanda harga tiketnya dipatok Rp 269.200 dan beroperasi setiap hari Rabu-Jumat. “Dengan dilayani penerbangan ke Pulau Bawean diharapkan bisa meningkatkan pelayanan masyarakat. Dan meningkatkan pariwisata,” ungkap Sinaga, seperti dilansir Tribunnews.

Sebagai informasi, penerbangan rute Bawean-Surabaya ini sebelumnya dilayani oleh maskapai Airfast dan kontraknya telah berakhir sejak awal tahun 2019 lalu. Padahal moda transportasi udara ini cukup diminati oleh masyarakat, terutama ketika cuaca sedang buruk dan gelombang laut sedang tinggi. “Sejak awal tahun pesawat perintis ke Pulau Bawean sudah tidak melayani penumpang sejak awal tahun 2019,” kata Amin, salah satu warga asal Bawean.

Rute penerbangan ke Pulau Bawean sebelumnya dijadwalkan setiap seminggu sekali dengan kapasitas penumpang mencapai 15 orang. Tiap hari rata-rata penumpang untuk rute tersebut cukup ramai dan selalu penuh.

Guna memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat, Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik pun berupaya untuk mencari pengganti moda transportasi selain pesawat, yakni lewat jalur laut. “Untuk kapal besar bila kondisi mengharuskan akan dicarikan deviasi jalur ke Bawean,” tutur Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik Nanang Setiawan beberapa waktu lalu.