Selasa, 19 Maret 2019

Makin Diminati, Wings Air Beri Promo Tiket Surabaya-Sumenep PP

SURABAYA/SUMENEP – Perlahan, penerbangan rute Surabaya-Sumenep PP yang menghubungkan Bandara Internasional Juanda dengan Bandara Trunojoyo mulai diminati masyarakat. Karena itu, Wings Air selaku maskapai yang mengoperasikan penerbangan ini memberikan promo harga tiket sehingga diharapkan jumlah penumpang juga semakin naik.

“Mulai Sabtu (16/3) kemarin, harga tiket pesawat Wings Air sudah mulai promo,” jelas Airport Manager Bandara Kelas III Trunojoyo, Bayu Kristanto, dilansir Tribun Madura. “Harga paling murah rute Sumenep-Surabaya itu hanya Rp180 ribu per penumpang, sedangkan harga tiket pesawat rute Surabaya-Sumenep termurah cuma Rp249 ribu.”

Sebelumnya, harga tiket pesawat untuk rute Sumenep-Surabaya adalah mulai dari Rp260 ribu, sedangkan harga tiket pesawat rute Surabaya-Sumenep mulai Rp340 ribuan. Menurut dia, harga tersebut hanya selisih pajak saja. Rute Surabaya-Sumenep menggunakan AP, sedangkan rute sebaliknya menggunakan OPBO. “AP lebih mahal daripada OPBO,” sambung Bayu.

Harga tiket pesawat mulai bertahan di atas Rp250 ribu sejak pertengahan 2018 kemarin, tepatnya pada momen Idul Fitri, hingga Januari 2019. Setelah itu, harga tiket pesawat rute ini terus mengalami penurunan. Bahkan, di penjualan tiket online, ada yang menawarkan harga cuma Rp160 ribu untuk rute Sumenep menuju Surabaya.

Sayangnya, meski harga tiket pesawat sudah diturunkan, namun jumlah pengguna jasa penerbangan untuk rute ini masih belum meningkat. Pada Jumat (15/3) kemarin misalnya, jumlah penumpang pesawat rute Surabaya-Sumenep 42 orang, sedangkan rute Sumenep-Surabaya cuma mengangkut 19 penumpang. Dengan kapasitas 72 penumpang, jumlah penumpang Wings Air memang bervariasi.

“Banyak yang belum mengetahui bahwa Wings Air saat ini sudah melayani rute Surabaya-Sumenep PP setiap hari,” tambah Bayu. “Sebelumnya, maskapai hanya melayani penerbangan pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Jadi, di hari-hari yang belum diketahui masyarakat, seperti Selasa, Kamis, dan Sabtu, masih di bawah 20 penumpang.”

Bayu sendiri berharap dengan turunnya harga tiket pesawat, masyarakat akan lebih banyak memanfaatkan mode transportasi udara, khususnya masyarakat dari Madura atau yang akan menuju ke Pulau Garam. Meski kondisi cuaca sempat menjadi kendala, namun hingga detik ini tidak sampai membatalkan jadwal penerbangan.