Senin, 11 Maret 2019

Frekuensi Dikurangi, Rute Bandara Kertajati-Surabaya Masih Lancar

BANDUNG/SURABAYA – Sejumlah rute penerbangan dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati ke sejumlah kota di Tanah Air belakangan ini beberapa kali mengalami pembatalan. Namun, untuk penerbangan tujuan Surabaya (Bandara Juanda) dan Medan (Bandara Kualanamu), penerbangan masih terpantau lancar meski ada pengurangan frekuensi dari pihak maskapai.



“Pembatalan bukan karena tidak ada penerbangan, itu karena memang jumlah penumpang masih sedikit,” jelas Direktur Keuangan dan Umum Bandara Kertajati, Muhammad Singgih, dikutip Sindonews.com. “Keputusan cancel itu dari pihak maskapai. Jadi, ya kalau masyarakat belum (menganggap penerbangan) sebagai pilihan utama, kami paham dengan ini.”

Berdasarkan data terbaru, hingga saat ini, tercatat sudah terbit 14 izin rute penerbangan dari BIJB. Namun, hingga detik ini, yang masih beroperasi secara rutin adalah tujuan ke Surabaya dan Medan. Kendati begitu, rute tujuan Medan mengalami penurunan frekuensi dari sebelumnya setiap hari menjadi Rabu, Jumat, dan Minggu. Sementara, rute tujuan Surabaya dari sebelumnya setiap hari berkurang empat kali seminggu, yaitu Selasa, Jumat, Sabtu, dan Minggu.

“Yang lancar ke Surabaya dan Medan. Kami sendiri terus menjalin kerja sama dengan berbagai kalangan untuk meningkatkan aktivitas penerbangan dari dan menuju BIJB,” sambung Singgih. “Kami sudah bekerja sama dengan hotel-hotel, memberi informasi (layanan penerbangan) di BIJB, lengkap dengan rute-rutenya.”

Sejak diresmikan Presiden Indonesia, Joko Widodo, pada 24 Mei 2018 lalu, sebenarnya sudah ada 11 rute penerbangan yang terdaftar di BIJB. Sayangnya, hanya ada dua rute yang konsisten melayani, yakni tujuan Surabaya dan Medan. Sementara, 9 rute yang lain bisa dikatakan ngos-ngosan dan sering terjadi pembatalan saat hari H karena tidak ada penumpang.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Sekda Jabar), Iwa Karniwa, bahkan mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jabar untuk beralih layanan penerbangan ke BIJB Kertajati. Langkah ini dilakukan untuk memasifkan gerakan sosialisasi layanan penerbangan di BIJB agar okupansi penumpang meningkat.