Sabtu, 23 Maret 2019

Angkasa Pura I Kampanye Switch Off Earth Hour 2019 di 13 Bandara

Mangupura – PT Angkasa Pura (AP) I dengan komunitas Earth Hour dan WWF Indonesia akan mengadakan rangkaian acara edukatif dalam rangka menyambut perayaan Earth Hour jatuh pada tanggal 30 Maret 2019 mendatang. Acara tahunan ini dilaksanakan dengan konsep penghematan energi lewat kampanye global bertajuk Switch Off Earth Hour 2019 serentak di 13 bandar udara yang berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura (AP) I.

Tiga belas bandara tersebut meliputi Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Frans Kaisiepo Biak, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Internasional Lombok Lombok Tengah, Bandara Pattimura Ambon, dan Bandara El Tari Kupang.

Menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I Faik Fahmi gerakan ini adalah wujud dukungan AP I terhadap upaya pengurangan pemanasan global dan dampak perubahan iklim melalui penghematan energi. Kegiatan Switch Off tahun ini akan dipusatkan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada 30 Maret 2019 pukul 20.30-21.30 WITA.

Kegiatan tersebut dipastikan tak akan mengganggu operasional dan pelayanan di bandara. Pasalnya AP I akan mematikan lampu-lampu dan penggunaan listrik bandara yang tidak perlu. “Seluruh penumpang pesawat udara, masyarakat, komunitas, dan stakeholders diharapkan ikut menyukseskan kegiatan Earth Hour itu dengan memadamkan lampu atau peralatan elektronik yang tidak digunakan pada tanggal 30 Maret 2019 selama satu jam mulai pukul 20.30 waktu setempat. Misal lampu pada tulisan ‘bandara’, jadi yang tidak akan mengganggu operasional bandara. Kalau di toilet seperti itu ya tidak (dimatikan),” ujar Faik.

AP I dan WWF Indonesia juga menjalin kerja sama dalam program konservasi dan edukasi, pelestarian lingkungan hidup, dan pengembangan pariwisata sesuai prinsip pengelolaan berkelanjutan. Kerja sama meliputi kegiatan kampanye Earth Hour di 13 bandara dan 8 kota, program konservasi dan edukasi untuk meningkatkan kepedulian publik dan para pemangku kepentingan terhadap lingkungan hidup, termasuk program penanganan sampah, penanaman pohon, dan pengelolaan ekoturisme.

“MoU ini menunjukkan keseriusan Angkasa Pura I untuk mendukung gerakan konservasi dan edukasi lingkungan hidup dengan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan hidup, pengembangan pariwisata sesuai prinsip pengelolaan berkelanjutan,” tandasnya.