Kamis, 14 Maret 2019

3 Bulan Mandek, Penerbangan Rute Surabaya-Bawean Hingga Kini Belum Ada Kepastian

Gresik – Layanan penerbangan dari Bandara Internasional Juanda Surabaya menuju Pulau Bawean, Gresik ternyata hingga kini masih belum jelas kepastiannya. Sejak akhir tahun 2018 lalu sampai saat ini, penerbangan rute Surabaya-Bawean tersebut masih menunggu hasil lelang di pemerintah pusat.

Pada dasarnya penerbangan dengan kapasitas 15 penumpang menggunakan pesawat perintis ke Pulau Bawean telah dilayani sejak tahun 2016 lalu. Akan tetapi penerbangan dari Bandara Juanda ke Bandara Harun Thohir Bawean masih belum kembali terlayani.

“Setiap awal tahun selalu memperbaiki kontrak di pemerintah pusat. Tapi tidak sampai dua bulan seperti ini. Sekarang sudah hampir tiga bulan belum ada kepastian,” ujar M Subki, anggota DPRD Gresik dari daerah Pulau Bawean, Senin (11/3), seperti dilansir Tribunnews.

Oleh sebab itu Subki berharap supaya pemerintah pusat bisa segera mengembalikan pelayanan penerbangan dari Bandara Juanda Surabaya menuju Pulau Bawean yang telah berlangsung selama beberapa tahun. “Saya berharap agar pemerintah pusat segera mengembalikan izin penerbangan ke Pulau Bawean,” ungkap Subki.

Lebih lanjut Subki menuturkan jika saat ini penyeberangan ke Pulau Bawean hanya dilayani melalui jalur laut dengan menggunakan kapal penumpang. Sayangnya jika cuaca sedang buruk atau ketika gelombang sedang tinggi, maka layanan penyeberangan menuju Bawean tersebut akan dihentikan total. “Ketika gelombang laut tinggi, kapal tidak berlayar, sehingga penyeberangan ke Pulau Bawean berhenti total,” katanya.

Ditemui secara terpisah, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Agustin Halomoan Sinaga sendiri mengaku tak dapat memberi kepastian mengenai kapan tepatnya layanan penerbangan dari Bandara Juanda ke Pulau Bawean bisa dilayani lagi. Pasalnya hal itu merupakan wewenang dari pemerintah pusat untuk menentukan jadwal pelayanan penerbangan. “Ya karena itu kewenangan pemerintah pusat,” ujar Sinaga.

Sebagai informasi, sebelumnya rute Surabaya-Pulau Bawean dilayani oleh maskapai Airfast Indonesia dengan frekuensi penerbangan sebanyak 2 kali PP (pergi pulang) dalam seminggu. Harga tiket pesawat dari Bawean menuju Surabaya dibanderol Rp 240.200, sedangkan dari Surabaya ke Pulau Bawean harga tiketnya terpaut lebih mahal, yakni Rp 302.200.