Selasa, 15 Januari 2019

Susul Lion Air, NAM Air Terbang Surabaya-Samarinda Awal Februari 2019

SURABAYA – Mulai Jumat (11/1) kemarin, maskapai Lion Air resmi mengoperasikan penerbangan Surabaya-Samarinda PP yang menghubungkan Bandara Internasional Juanda dan Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto. Nah, tidak mau kalah, maskapai NAM Air juga berencana membuka rute serupa pada awal Februari 2019 mendatang.

“Sudah fix, mereka (NAM Air) terus mempersiapkan diri untuk penerbangan perdana rute Surabaya pada tanggal 1 Februari mendatang,” jelas Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto, Samarinda, Dodi Dharma Cahyadi, dilansir Merdeka. “Berikutnya, pada Maret 2019, dibuka rute baru ke Banjarmasi, juga dari NAM Air dan Wings Air.”

Tingginya permintaan pasar di Kota Samarinda dan sekitarnya seperti Kabupaten Kutai Timur, Kota Bontang, Kutai Barat, dan Kutai Kertanegara untuk terus membuka rute baru menjadikan Bandara APT Pranoto terus dilirik maskapai nasional, meski baru dibuka Oktober kemarin. Sepanjang tahun 2019 ini, pihak bandara menargetkan bisa melayani satu juta penumpang.

“Rata-rata sekarang, ada 2.100 penumpang setiap hari di Bandara APT Pranoto, melampaui Bandara Juwata Tarakan yang berjumlah 1.400 penumpang dan Bandara Kalimarau di Berau dengan 900 penumpang,” sambung Dodi. “Kami optimistis penumpang bisa menembus angka 4.000 orang per hari, dengan dibukanya rute-rute baru.”

Sebelumnya, pada akhir pekan kemarin, Lion Air resmi mengoperasikan rute Surabaya-Samarinda PP satu kali setiap hari. Pesawat Lion Air terbang dari Bandara Juanda pada pukul 10.25 WIB dan tiba di Bandara APT Pranoto pada pukul 12.55 WITA. Sementara, rute sebaliknya bertolak pukul 13.35 WITA dan mendarat di Surabaya pada pukul 14.05 WIB.

“Mulai 11 Januari, kami buka penerbangan non-stop Surabaya-Samarinda. Penerbangan dioperasikan secara reguler pergi pulang (PP) berjadwal satu kali setiap hari,” kata Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro. “Rute baru ini memberikan keuntungan dan nilai lebih bagi masyarakat, wisatawan, dan pebisnis dari berbagai kota untuk singgah terlebih dahulu di Surabaya, kemudian melanjutkan penerbangan ke Samarinda.”