Rabu, 09 Januari 2019

Selama Nataru Angkasa Pura I Layani 4,6 Juta Penumpang di 13 Bandara

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) I melaporkan bahwa pihaknya telah melayani sejumlah 4,6 juta penumpang selama masa libur Natal dan Tahun Baru beberapa waktu lalu. Data tersebut didapatkan berdasar perhitungan selama 18 hari masa angkutan Nataru yang berlangsung sejak tanggal 20 Desember 2018 sampai 6 Januari 2019 di 13 bandar udara yang berada di bawah pengelolaan PT AP I.

Angka tersebut diketahui turun 7,8% dari trafik libur Nataru tahun lalu sebesar 4,97 juta penumpang. Tetapi perhitungan tersebut diukur dalam jangka waktu 22 hari, yakni 18 Desember 2017 – 8 Januari 2018. Selama Nataru tahun ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menyumbang trafik tertinggi sebesar 1,24 juta penumpang atau naik 18,5% dari periode yang sama tahun lalu sebesar 1,04 juta penumpang. Puncak kedatangan penumpang di Bandara Ngurah Rai berlangsung tanggal 22 Desember 2018 dengan rincian 74.611 penumpang datang dan berangkat menggunakan 484 pesawat.

Sedangkan untuk puncak arus balik di Bandara Ngurah Rai terjadi pada 3 Januari 2019 dengan rincian 72.663 penumpang melalui bandara tersebut menggunakan 476 penerbangan. “Bali masih menjadi destinasi favorit bagi wisatawan dalam negeri maupun mancanegara untuk berlibur selama Natal dan Tahun Baru, sehingga trafik di Bandara I Gusti Ngurah Rai masih tumbuh sedemikian tinggi,” ucap Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, seperti dilansir Antara.

Menurut Faik, menurunnya trafik penumpang di sejumlah bandara AP I disebabkan karena beroperasinya Jalan Tol Trans Jawa, harga tiket pesawat yang melambung, banyaknya pilihan moda transportasi lain, dan adanya kekhawatiran masyarakat untuk naik pesawat akibat terjadinya bencana alam serta insiden kecelakaan pesawat beberapa waktu lalu.

Faik pun mengungkapkan jika AP I memberi apresiasi atas dukungan seluruh personel, baik dari internal AP I dan stakeholders terkait, seperti Kantor Otoritas Bandar Udara, TNI, Polri, Perum LPPNPI, Basarnas, BMKG, Kantor Kesehatan Pelabuhan, maskapai penerbangan, ground handling, serta pihak-pihak lain yang terlibat, sehingga pelaksanaan Posko Natal dan Tahun Baru di 13 bandara bisa berlangsung lancar.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan dan kerja sama semua pihak yang telah berhasil menciptakan operasional bandara yang mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan selama pelaksanaan Posko Natal dan Tahun Baru 2019 di seluruh bandara yang kami kelola,” tutup Faik.