Kamis, 03 Januari 2019

Selama 2018 Angkasa Pura I Telah Layani 96,5 Juta Penumpang di 13 Bandara

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) I melaporkan bahwa sepanjang tahun 2018 lalu telah melayani 96,5 juta penumpang di 13 bandar udara yang berada di bawah pengelolaannya. Jumlah tersebut tumbuh 7,6% dari perolehan tahun 2017 lalu sebesar 89,7 juta penumpang.

Dari seluruh bandara yang dikelola, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali masih menjadi penyumbang penumpang terbanyak sebesar 23,7 penumpang atau tumbuh 12,6% dari tahun sebelumnya. Sedangkan Bandara Ahmad Yani Semarang menjadi bandar udara dengan pertumbuhan penumpang tertinggi, yakni mencatatkan kenaikan 16,4% dari yang sebelumnya 4,42 juta penumpang tahun 2017 menjadi 5,12 juta penumpang tahun 2018.

“Pertumbuhan yang cukup tinggi di Bandara Jenderal Ahmad Yani tak lepas dari mulai dioperasikannya terminal baru bandara ini yang lebih cepat dari target. Percepatan pembangunan dan pengembangan bandara-bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura I untuk mendukung optimalisasi kinerja perusahaan, peningkatan kualitas pelayanan, serta mengatasi permasalahan lack of capacity masih menjadi fokus kami di tahun 2019 ini,” kata Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta, Rabu (2/1), seperti dilansir Sindonews.

Usai mengoperasikan Bandara Jenderal Ahmad Yani tahun 2018, PT AP I juga menargetkan mengoperasikan Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin mulai tahun 2019 ini.

“Bandara Internasional Yogyakarta ditargetkan beroperasi pada April 2019, sedangkan Bandara Syamsudin Noor mulai Oktober 2019. Kedua bandara tersebut akan memiliki kapasitas yang jauh lebih memadai dengan fasilitas yang lebih lengkap dan modern, sehingga akan meningkatkan level of service sekaligus menciptakan passenger experience yang berkesan bagi para pengguna jasa bandara,” ujar Faik.

Oleh sebab itu, Faik mengatakan, mulai tahun 2019 ini perusahaan menetapkan visi yang baru, yakni lebih going global and network minded, serta lebih mengangkat kultur ke-Indonesiaan sebagai kekuatan layanan operasional di bandara-bandara Angkasa Pura I. “Visi Connecting the World Beyond Airports Operator with Indonesian Experience didedikasikan untuk mewujudkan bandara-bandara Angkasa Pura I menjadi bandara yang lebih melayani,” tutur Faik.