Senin, 14 Januari 2019

Peak Season Usai, Garuda Turunkan Harga Tiket Rute Surabaya

JAKARTA – Setelah peak season akhir tahun berakhir, sejumlah maskapai penerbangan mulai menurunkan harga tiket ke sejumlah rute domestik. Maskapai Garuda Indonesia misalnya, sudah mulai menyesuaikan harga tiket mereka sesuai dengan penawaran dan permintaan. Garuda saat ini menawarkan harga tiket yang lebih rendah untuk beberapa rute populer seperti ke Denpasar, Yogyakarta, dan Surabaya.



“Penawaran harga lebih rendah dilakukan karena beberapa rute penerbangan suah mulai menunjukkan demand normal, antara lain ke Denpasar, Yogyakarta, dan Surabaya (dari Jakarta),” jelas VP Corporate Secretary Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan, dikutip Republika. “Pada rute-rute tersebut, diberlakukan harga tiket lebih rendah dengan potongan hingga 50 persen pada waktu-waktu tertentu.”

Untuk mengetahui harga tiket penerbangan terkini, Ikhsan menambahkan, calon konsumen dapat mengunjungi web resmi Garuda Indonesia atau web online travel agent (OTA) atau melalui travel agent untuk melakukan transaksi guna mendapatkan harga terbaik tersebut. Pihaknya sendiri memastikan penerapan harga sesuai dengan penawaran dan permintaan tersebut untuk memaksimalkan tingkat isian pesawat.

Jika dilihat di situs resmi Garuda Indonesia pada hari Minggu (13/1) kemarin, harga tiket pesawat dari Jakarta menuju Denpasar berkisar Rp808 ribuan, turun dari sebelumnya di angka Rp1,1 juta sampai Rp1,3 jutaan. Sementara, harga tiket pesawat rute Jakarta-Surabaya berada di angka Rp944 ribuan untuk periode booking dan perjalanan 13-20 Januari 2019.

Sebelumnya, per Jumat (11/1) kemarin, seluruh maskapai nasional yang tergabung dalam Indonesia National Air Carrier Association (INACA) sepakat menurunkan harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik berkisar 20 persen sampai 60 persen. Hal ini menyusul banyaknya keluhan masyarakat akan mahalnya harga tiket pesawat untuk rute dalam negeri.

“Kami mendengar keprihatinan masyarakat atas tingginya harga tiket nasional, dan atas komitmen positif dari stakeholder, khususnya Angkasa Pura I dan II, AIRNAV, dan Pertamina,” kata Ketua Umum INACA, Ari Askhara. “Walaupun di tengah kesulitan maskapai nasional yang ada, tetapi kami lebih mendengar keluhan masyarakat atas tingginya harga tiket. Kami tidak begitu saja tidak memedulikan.”