Minggu, 13 Januari 2019

Bandara Juanda Layani 20,9 Juta Penumpang Sepanjang Tahun 2018

Sidoarjo – Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur rupanya mencatatkan kinerja yang positif pada tahun 2018. Sepanjang tahun 2018 lalu setidaknya terdapat 20,9 juta penumpang yang telah dilayani oleh PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Bandara Juanda, atau mengalami kenaikan 4,1 persen dibanding tahun sebelumnya.

Suasana penumpang di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo - jawapos.com


“Tahun 2018 adalah tahun yang positif karena jumlah penumpang yang dilayani Bandara Juanda sebanyak 20,9 juta pada tahun 2018 ini mengalami kenaikan 4,1 persen dibandingkan tahun 2017. Dimana mayoritas masih didominasi penumpang domestik sejumlah 18,7 juta penumpang atau tumbuh 4,4 persen. Untuk pergerakan penumpang internasional sejumlah 2,2 juta atau meningkat 12.5 persen dibanding tahun lalu,” kata General Manager Bandara Internasional Juanda Heru Prasetyo, Kamis (10/1), seperti dilansir Tribunnews.

Jika dirinci lebih lanjut, rata-rata jumlah penumpang yang dilayani oleh Bandara Internasional Juanda tiap bulannya hampir mencapai 1,6 juta orang atau per hari rata-rata sekitar 53.400 orang. Heru menambahkan, rata-rata persentase kenaikan jumlah penumpang dari tahun 2012 sampai tahun 2018 mencapai 6,67 persen, sedangkan untuk statistik pesawat udara tumbuh 4,41 persen selama periode tersebut.

Selain mengalami peningkatan pergerakan penumpang, jumlah pergerakan pesawat di Bandara Juanda dibanding tahun sebelumnya juga mengalami kenaikan sebesar 5,2 persen atau 156.519 pergerakan. “Dari data, pergerakan pesawat internasional mengalami kenaikan signifikan sebesar 17,9 persen menjadi 14.925 pergerakan. Sedangkan pesawat udara domestik mengalami peningkatan 4,1 persen menjadi 141.594 pergerakan dan data tersebut dibandingkan dengan tahun 2017 lalu,” jelas Heru.

Heru menjelaskan, penerbangan internasional sepanjang tahun 2018 juga menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan domestik, baik dari segi aspek pergerakan pesawat dan penumpang. Menurut hal ini dipengaruhi oleh 290.000 penumpang atau 13 persen dari keseluruhan penumpang internasional tahun 2018 adalah jemaah umrah. “Angka ini diperkuat oleh perubahan status penerbangan maskapai Saudi Arabia rute Surabaya-Jeddah dari chartered flight menjadi penerbangan reguler berjadwal atau scheduled flight empat kali per minggu,” ucap Heru.

Pergerakan kargo di Bandara Juanda pun mengalami peningkatan sebesar 19,1 persen atau 116,324,108 kilogram. “Meski terjadi penurunan pada kargo internasional sebesar -5,7 persen atau 20,929,184 kg. Namun untuk kargo domestik justru mengalami peningkatan sebesar 26 persen atau sebesar 96,031,924 kg,” tuturnya.

Capaian positif ini menurutnya juga berkat dukungan dan sinergitas dari berbagai pihak terkait. “Utamanya TNI AL, Otoritas Bandara, CIQ, maskapai, groundhandling, kepolisian, dan pihak lain yang berkontribusi kepada kelancaran operasional dan pelayanan bandara,” papar Heru.