Sabtu, 05 Januari 2019

Angkasa Pura I Targetkan Pendapatan Rp 10 Triliun Tahun 2019

Jakarta – Pada tahun 2019 ini PT Angkasa Pura (AP) I selaku pengelola 13 bandara di Indonesia menargetkan dapat melayani 101 juta penumpang. Target tersebut lebih besar dari capaian tahun 2018 lalu sebesar 96,5 juta penumpang. Di samping itu, pihak perseroan pun memiliki target untuk mencapai pendapatan hingga Rp 10 triliun di tahun ini.

“Kami menargetkan pendapatan di atas Rp 10 triliun, meningkat 16,5 persen dibandingkan dengan pendapatan tahun 2018, dengan laba bersih di atas Rp 2 triliun atau meningkat 18 persen,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi, Rabu (2/1), seperti dilansir Kompas.

PT AP I merasa yakin dapat meraih pencapaian yang lebih baik dari segi operasi, pelayanan, dan kinerja bisnis. Demi menggenjot jumlah penumpang, AP I akan melakukan sejumlah strategi, seperti melakukan pemasaran destinasi, pengembangan rute, dan peningkatan frekuensi maskapai penerbangan.

“Sedangkan bagi para pengguna jasa bandara, inovasi layanan untuk semakin meningkatkan ‘customer experience’ mulai dari akses masuk ke bandara hingga penumpang boarding akan terus ditingkatkan. Customer experience ini juga dilakukan lewat implementasi teknologi digital yang inovatif,” ungkap Faik.

Lebih lanjut Faik menerangkan jika PT AP I menyiapkan dana investasi mencapai Rp 17,24 triliun untuk digunakan sepanjang tahun 2019 ini. Adapun sebanyak Rp 7,9 triliun di antaranya akan dialokasikan untuk pembangunan 4 proyek bandara, yakni pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, dan Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar.

“Lalu Rp 5,8 triliun untuk pengembangan bandara-bandara lainnya, serta Rp 3,5 triliun untuk investasi operasional, termasuk pengembangan bandara dari Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Kementerian Perhubungan,” ucap Faik.

Pada tahun 2019 ini Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pun ditargetkan agar dapat segera beroperasi dan melayani penumpang yang hendak bepergian dengan pesawat.