Selasa, 18 Desember 2018

Sriwijaya & Citilink Sediakan Extra Flight Rute Surabaya di Akhir 2018

SURABAYA/LAMPUNG – Menghadapi momen libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, sejumlah maskapai penerbangan sudah berancang-ancang menambah penerbangan tambahan dari dan ke Bandara Internasional Juanda. Sriwijaya Air menambah penerbangan rute Lampung-Surabaya PP, sedangkan Citilink menyediakan extra flight rute Surabaya-Denpasar PP.

Seperti dikatakan Kepala Bandara Radin Inten II Bandar Lampung, Asep Kosasih Samapta, sudah ada tiga maskapai yang telah mengajukan penerbangan tambahan ke sejumlah rute. Lion Air menambah dua penerbangan ke Jakarta, Batik Air mengajukan satu tambahan penerbangan ke Jakarta, sedangkan Sriwijaya Air mengajukan masing-masing sekali penerbangan ke Surabaya dan Jakarta.

“Saat ini, total penerbangan reguler dari dan ke Lampung mencapai 34 kali per hari, yang dilayani Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, NAM Air, Batik Air, Lion Air, dan Trans Nusa,” ujar Asep. “Dengan demikian, pola angkutan Nataru 2018 adalah Garuda Indonesia sebanyak 9 kali, Sriwijaya 8 kali, Lion Air 6 kali, Wings Air 6 kali, Batik Air 2 kali, dan Trans Nusa 2 kali.”

Tidak mau kalah dengan kompetitor, maskapai berbiaya rendah, Citilink, juga telah menyiapkan penerbangan tambahan ke sejumlah rute. Anak usaha Garuda Indonesia tersebut menyediakan 77 ribu kursi tambahan di 11 penerbangan, termasuk Surabaya-Denpasar PP, Jakarta-Malang PP, Jakarta-Semarang PP, Jakarta-Yogyakarta PP, Jakarta-Solo PP, Jakarta-Denpasar PP, dan Jakarta-Kualanamu PP.

“Mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur Natal dan Tahun Baru, kami telah menyiapkan total 132 ribu kursi tambahan atau extra seat, dengan rincian 55 ribu kursi tambahan untuk Garuda dan 77 ribu kursi tambahan untuk Citilink,” tutur Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. “Kursi tambahan ini diperuntukkan penerbangan domestik dan internasional mulai tanggal 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.”

Penambahan kursi Garuda Indonesia Group selama periode liburan akhir tahun ini mengalami peningkatan sebesar dua kali lipat dibandingkan kapasitas kursi tambahan periode yang sama tahun lalu. Imbasnya, kapasitas layanan penerbangan juga bertambah, menjadi 197 frekuensi penerbangan untuk Garuda Indonesia dan 216 frekuensi penerbangan untuk Citilink.