Kamis, 13 Desember 2018

Selama Libur Natal & Tahun Baru, Bandara Juanda Bakal Buka 24 Jam

Sidoarjo – Bandara Internasional Juanda memprediksi akan terjadi lonjakan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat selama libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Juanda memperkirakan kenaikan pergerakan pesawat mencapai 7%, sedangkan untuk volume penumpang diperkirakan naik hingga 9%.

“Dibandingkan dengan masa Nataru tahun lalu, kami prediksi tahun ini pergerakan pesawat tumbuh 7 persen dan penumpang sebesar 9 persen,” kata Heru Prasetyo, General Manager Bandar Udara Juanda Surabaya, Selasa (11/12), seperti dilansir Detik.

Berdasarkan data tahun 2017/2018, total pergerakan pesawat mencapai 9.963 kali dan 1,4 juta penumpang. Untuk tahun ini kenaikannya diperkirakan mencapai 10.660 kali pergerakan pesawat dan 1.526.000 penumpang.

Demi mengantisipasi hal tersebut, pihak Bandara Juanda pun menerima pengajuan penerbangan tambahan dari beberapa maskapai domestik seperti Sriwijaya Air, Citilink, Nam Air, Garuda dan Lion Air untuk tujuan Denpasar dan Lombok. “Ada 45.360 kursi tambahan atau 244 penerbangan tambahan, baik kedatangan dan keberangkatan dari Bandara Internasional Juanda, mulai dari tanggal 20 Desember sampai dengan 6 Januari,” beber Heru.

Untuk memastikan kelancaran masa angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru), pihak Bandara Juanda pun akan mempersiapkan 2 lokasi posko terpadu selama libur Nataru, baik di Terminal 1 dan Terminal 2. Posko terpadu tersebut akan dioperasikan selama 24 jam demi mendukung kelancaran arus mudik selama libur akhir tahun. “Seluruh personel dan fasilitas di Bandar Udara Internasional Juanda siap dan disiagakan selama 24 jam pada tanggal tersebut,” tegas Heru.

Karena Bandara Juanda akan beroperasi selama 24 jam selama masa liburan Natal dan Tahun Baru, maka pengerjaan proyek di Bandara Juanda pun akan dihentikan sementara sampai musim liburan selesai. Bandara Juanda sendiri memperkirakan jika puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru akan berlangsung pada hari Sabtu, 22 Desember 2018. Sedangkan puncak arus baliknya diprediksi terjadi pada hari Kamis, 3 Januari 2019 mendatang.