Selasa, 04 Desember 2018

Oktober 2018, Kunjungan Wisman via Bandara Juanda Naik 26,45%

JAKARTA/SURABAYA – Jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia sepanjang bulan Oktober 2018 kemarin tercatat sebanyak 1,29 juta kunjungan. Meski menurun 5,74 persen dibandingkan September 2018, namun angka ini naik 11,24% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya. Bandara Internasional Juanda mencatat kenaikan tertinggi untuk kunjungan wisatawan mancanegara via jalur udara, yaitu sebesar 26,45 persen, dengan total 26 ribu kunjungan.

“Jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia melalui jalur udara tercatat sebanyak 855,94 ribu kunjungan. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 6,66 persen dibandingkan bulan yang sama di tahun sebelumnya,” jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto. “Kenaikan tertinggi dicatat Bandara Juanda sebesar 26,45 persen, disusul Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II sebesar 17,50 persen, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai sebesar 11,01 persen.”

Sebaliknya, penurunan kunjungan wisatawan luar negeri terjadi di Bandara Internasional Lombok, yaitu sebesar 68,50 persen. Bandara Internasional Husein Sastranegara juga mengalami penurunan kunjungan pelancong asing sebesar 1,09 persen. “Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia mencapai 13,24 juta kunjungan sepanjang Januari hingga Oktober 2018,” sambung Suhariyanto.

Di sisi lain, pada periode yang sama, jumlah penumpang angkutan udara domestik tercatat sebanyak 8,1 juta orang. Jumlah ini naik 6,84 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan jumlah penumpang terjadi di Bandara Kualanamu Medan sebesar 4,96 persen, disusul Bandara I Gusti Ngurah Rai sebesar 3,66 persen, lalu Bandara Soekarno-Hatta sebesar 3,48 persen, dan Bandara Sultan Hasanuddin sebesar 3,18 persen.

“Sementara, penurunan jumlah penumpang terjadi di Bandara Juanda sebesar 2,59 persen,” tambah Suhariyanto. “Meski menurun, namun penumpang domestik di Bandara Juanda masih menjadi yang tertinggi, yaitu mencapai 688,6 ribu orang atau 8,49 persen dari total penumpang domestik, mengekor Bandara Soekarno-Hatta yang mencatatkan angka 1,9 juta orang atau 26,63 persen dari total penumpang domestik.”