Senin, 17 Desember 2018

Libur Nataru, Bandara Juanda Dirikan Posko Terpadu Selama 18 Hari

SURABAYA – Bandara Internasional Juanda bersiap semaksimal mungkin untuk memperlancar arus penumpang dan pesawat selama momen libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Pihak PT Angkasa Pura I bakal menyelenggarakan Posko Angkutan Udara Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 selama delapan belas hari, yaitu mulai tanggal 20 Desember 2018 sampai dengan 6 Januari 2019.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Juanda, Heru Prasteyo - suryakabar.com

“Kami akan menyelenggarakan Posko Angkutan Udara Natal tahun 2018 dan Tahun Baru 2019 selama delapan belas hari, yaitu pada 20 Desember 2018 sampai dengan 6 Januari 2019,” jelas General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Juanda, Heru Prasteyo, baru-baru ini. “Sebagai pengelola bandar udara, kami akan berusaha menyukseskan kegiatan tersebut dan menjamin serta meningkatkan pemenuhan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.”

Dalam pelaksanaannya, Heru menambahkan, perusahaan akan berkolaborasi dengan banyak pihak yang terlibat dalam Posko Terpadu, yaitu Kantor Otoritas Bandara, AIRNAV, Kantor Kesehatan Pelabuhan, TNI dan Polri, maskapai atau airlines, ground-handling, BASARNAS, dan CIQ. Pasalnya, dalam periode Natal dan Tahun Baru kali ini, diprediksi akan ada pertumbuhan pergerakan, baik penumpang maupun pesawat.

“Dibandingkan dengan masa Natal dan Tahun Baru kemarin, kami prediksi tahun ini pergerakan pesawat tumbuh 7 persen, sedangkan jumlah penumpang naik sebesar 9 persen,” sambung Heru. “Puncak arus mudik penumpang diperkirakan terjadi pada tanggal 22 Desember 2018, sedangkan puncak arus balik diprediksi terjadi pada tanggal 3 Januari 2019.”

Hingga detik ini, Bandara Internasional Juanda telah menerima pengajuan tidak kurang dari 300 penerbangan tambahan atau extra flight, dari Sriwijaya Air, Citilink, NAM Air, Garuda Indonesia, hingga Lion Air. Setidaknya, ada 45 ribu kursi tambahan, mulai tanggal 20 Desember hingga 6 Januari mendatang, dengan rute favorit ke Denpasar dan Lombok.

Sementara itu, pihak Dinas Perhubungan Jawa Timur memastikan kesiapan transportasi darat, laut, dan udara menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Khusus untuk angkutan udara, persiapan menghadapi libur panjang ini telah dilakukan dengan koordinasi dengan pengelola Bandara Internasional Juanda dan Bandar Abdul Rachman Saleh di Malang, serta dengan bandara-bandara lainnya.