Sabtu, 15 Desember 2018

Kemenhub Intensifkan Pemeriksaan Pesawat Jelang Libur Natal & Tahun Baru

Kulon Progo – Menjelang masa angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) semakin mengintensifkan pemantauan dan pemeriksaan pesawat komersial yang digunakan untuk mengangkut para penumpang yang hendak melakukan perjalanan udara.

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat libur Natal dan Tahun Baru jalur transportasi yang ramai adalah jalur udara dan darat. Adapun untuk jalur udara Budi mengaku pihaknya telah merencanakan dengan baik. Sejumlah maskapai telah menambah slot penerbangan untuk rute seperti Medan, Pontianak, NTT, Bali, Ambon, dan Papua.

“Agar penerbangan lancar, bandara-bandara yang kecil dilakukan saat malam, supaya perputaran pesawat lebih baik. Namun kami tetap konsisten pada keselamatan penumpang,” ujar Budi Karya, Jumat (14/12), seperti dilansir Tempo.

Budi mengatakan bahwa hari ini rencananya jajaran Kemenhub juga akan melakukan ramp check di Bandara Soekarno-Hatta. “Sekarang sudah 15 persen (dilakukannya ramp check terhadap pesawat), dan dalam waktu seminggu ini minimal bisa lebih dari 50 persen,” jelas Budi.

Lebih lanjut Budi mengungkapkan jika kini ada fenomena baru untuk jalur darat karena sudah ada Tol Jakarta-Surabaya. Alhasil banyak orang yang tertarik untuk mencoba Tol Jakarta-Surabaya, terutama pada libur Natal dan Tahun Baru 2019. “Jarak tempuh yang dibutuhkan dari Jakarta-Surabaya hanya 10 jam dari sebelumnya 20 jam,” ujar Budi.

Oleh sebab itu, demi mendukung kelancaran jalur darat, selama libur Natal dan Tahun Baru kelak akan ada titik-titik tertentu dan jam-jam tertentu di mana truk pengangkut barang tak boleh beroperasi dan konstruksi pun dibatasi. “Kita harapkan bisa berjalan dengan baik. Kami mendengar ada rencana Presiden Joko Widodo akan mencoba Jakarta - Surabaya pada 20 Desember nanti. Teman-teman sudah mencoba jalur Jakarta-Surabaya, hanya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 11 jam,” ucap Budi.

Kemenhub juga akan bekerja sama dengan pemerintah-pemerintah daerah yang dilalui oleh jalan Tol Jakarta-Surabaya, mulai dari Pekalongan, Brebes, dan lainnya agar turis-turis yang biasanya berkunjung bisa tetap berkunjung.