Minggu, 23 Desember 2018

Angkasa Pura I Siagakan 3.700 Petugas untuk Layani Penumpang Selama Natal & Tahun Baru

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) I mengaku siap untuk menghadapi lonjakan pergerakan penumpang dan pesawat di 13 bandara yang berada di bawah pengelolaannya selama musim libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) ini. Kesiapan AP I mencakup peningkatan dari segi fasilitas, pelayanan, dan keamanan.

PT AP I menyiagakan 3.700 petugas - www.suaramerdeka.com


PT AP I pun telah mempersiapkan Posko Terpadu Angkutan Udara Natal dan Tahun Baru 2019 di semua bandara yang dikelola. Posko Nataru tersebut beroperasi selama 18 hari, sejak tanggal 20 Desember 2018 sampai 6 Januari 2019.

“Angkasa Pura I siap mengantisipasi lonjakan penumpang yang terjadi pada periode libur Nataru kali ini dengan berkoordinasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait. Hal ini kami lakukan demi memastikan seluruh kegiatan operasional di 13 bandara Angkasa Pura I dapat berjalan lancar,” tutur Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, seperti dilansir Jawa Pos.

Dalam pengoperasian Posko Terpadu Angkutan Udara Nataru 2019, PT AP I menyiagakan 3.700 petugas dari unsur Angkasa Pura I. Sedangkan petugas eksternal yang juga diikutsertakan antara lain Kantor Otoritas Bandara, TNI, Polri, Perum LPPNPI, Basarnas, BMKG, Kantor Kesehatan Pelabuhan, maskapai, dan ground handling.

“Kami juga menyiapkan jaringan CCTV yang terkoneksi dengan Center of Command di Kantor Pusat Angkasa Pura I di Jakarta. Selain itu, disiapkan pula contact person dari masing-masing bandara yang dapat dihubungi selama operasional posko terpadu tersebut berlangsung,” jelas Faik.

Tak cukup sampai di situ, PT AP I pun menyediakan pelayanan ekstra untuk menunjang kenyamanan penumpang selama libur Nataru. Layanan yang disediakan mencakup hiburan berupa Live Music, Kid Zone, Extra Bandwidth Internet Corner, penampilan kesenian daerah, Photo Booth Airport Icon, serta dekorasi bernuansa Natal dan Tahun Baru di area terminal bandara.

Kelancaran operasional bandara juga didukung lewat adanya Airport Operation Control Center (AOCC) yang sudah beroperasi di 11 bandara, antara lain Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Frans Kaisiepo Biak, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Internasional Lombok, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, dan Bandara Pattimura Ambon.

“Keberadaan AOCC ini diharapkan akan memperlancar dan meningkatkan kinerja operasional, service level agreement, dan key performance index bandara selama periode Nataru tahun ini sebagai wujud komitmen Angkasa Pura I untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengguna jasa bandara,” tutup Faik.