Rabu, 07 November 2018

Rute Jeddah-Surabaya Dibuka, Kemenpar Targetkan 162.400 Kunjungan Wisman Asal Arab Saudi

Jakarta – Maskapai Saudi Arabian Airlines membuka rute penerbangan langsung (direct flight) Jeddah-Surabaya sejak Senin (29/10) lalu. Pesawat Saudia terbang perdana ke Jeddah melalui Terminal 1A Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur. Dengan demikian, Saudi Arabian Airlines melayani rute Jeddah-Surabaya sebanyak 4 kali dalam sepekan menggunakan pesawat Boeing 747-400 dengan kapasitas 450 penumpang.

“Alhamdulillah. Ini merupakan sinyal positif. Pintu konektivitas udara internasional Jawa Timur makin terbuka lebar. Dengan dibukanya penerbangan ini alur masuk wisman makin kencang lagi,” kata Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata II Kemenpar, Nia Niscaya, seperti dilansir Kompas.

Lebih lanjut Nia menuturkan, dengan pembukaan rute penerbangan tersebut, Kemenpar akan terus memaksimalkan promosi agar dapat menarik pasar turis Arab Saudi dan mendorong penjualan paket wisata serta tiket penerbangan. “Ini awal yang baik. Kami pun akan terus memaksimalkan promosi untuk merayu pasar wisatawan Arab Saudi. Karena pasarnya masih cukup besar untuk kita eksplorasi lagi,” beber Nia.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Regional III Raden Sigit Witjaksono menambahkan, penerbangan tersebut sangat positif untuk mempromosikan industri pariwisata di Indonesia. Oleh sebab itu, Kementerian Pariwisata menargetkan 250.000 wisatawan asal Timur Tengah, sedangkan untuk wisatawan mancanegara (wisman) asal Arab Saudi diharapkan bisa menyumbang 162.400 kunjungan. “Kami optimis target tersebut tercapai. Karena menurut data BPS, sampai dengan bulan Agustus sudah 126.186 wisman Arab Saudi masuk ke Indonesia,” ujar Sigit.

Senada, Kepala Bidang Area III Regional III (Arab Saudi) Sulaeman juga mengharapkan dengan dibukanya rute Jeddah-Surabaya ini bisa mendongkrak kunjungan warga Arab ke Jatim dan Indonesia. “Biasanya, ketika musim haji, orang Indonesia pada ke sana, mereka ke Indonesia. Ini sangat positif bagi pariwisata karena memberikan pilihan destinasi lain bagi wisatawan Arab Sudi. Apalagi ini juga berbarengan dengan dibukanya rute Jedah-Medan oleh maskapai Saudi Arabian Airlines dengan 2 kali penerbangan dalam seminggu,” ucap Sulaeman.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun antusias dengan pembukaan rute baru tersebut. Terlebih karena pengeluaran wisman asal Timur Tengah di atas rata-rata dan durasi liburannya pun cukup lama. “Umumnya, durasi pelesiran wisatawan Timur Tengah 8,5 hari dengan pengeluaran rata-rata per pengunjung 1.190 dollar AS atau sekitar Rp 17.800.000,” tutup Arief.