Kamis, 15 November 2018

Risma Pastikan Proyek MERR Bakal Rampung Akhir Tahun 2018

Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Unit Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Kopsurgah) Jatim dan Jawa Tengah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) M Najib Wahito meninjau proyek MERR di sungai perbatasan atau perbatasan Surabaya dan Sidoarjo pada Rabu (14/11) kemarin. Risma optimis jika proyek MERR bisa rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2018 ini.

Dengan adanya MERR, masyarakat yang hendak bepergian ke Bandara Internasional Juanda atau Sidoarjo dapat langsung melewati Jalan Soekarno-Hatta tanpa harus lewat jalan arteri, Jalan Ahmad Yani. “Kalau jalan ini selesai, warga yang mau ke Juanda sudah lewat sini aja. Nggak perlu lewat Ahmad Yani,” ungkap Risma, seperti dilansir BeritaJatim.

Risma yakin jika proyek jalan MERR ini akan membawa banyak keuntungan bagi warga, selain dari segi lalu lintas juga aspek ekonomi. Termasuk harga tanah yang akan melonjak setelah proyek MERR diselesaikan. Dalam kesempatan tersebut, Risma pun menerima keluhan warga RW 1 Kelurahan Gunung Anyar Lor yang terdampak oleh proyek MERR.

“Pertama, akses jembatan penyeberangan di atas lokasi jalan nanti. Karena berbahaya. Takutnya ada kecelakaan lalu lintas. Kalau bisa jembatannya juga ada akses untuk sepeda motor. Lalu terkait gorong-gorong, mohon mulai dikeruk agar tidak lagi banjir karena memasuki musim penghujan. Selain itu, terkait akses air bersih PDAM yang pipanya sementara diputus agar diberikan solusinya,” ujar Misanto selaku Sekretaris RW.

Risma menjamin seluruh permintaan warga akan diwujudkan, tetapi warga diharap lebih bersabar karena semua tak dapat dilakukan dalam waktu yang bersamaan. “Nanti tenang. Kalau jembatan pasti nanti akan dibangun. Untuk gorong-gorong, sekarang sudah mulai kita keruk itu semuanya dalam rangka menghadapi musim hujan. Untuk solusi air bersih, kita sediakan truk tangki PDAM untuk bisa menyuplai kebutuhan warga. Akan kita pastikan datang setiap hari,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, Risma juga mengevaluasi kembali konstruksi yang ada di ujung proyek MERR, pasalnya menurutnya konstruksinya sangat mahal. “Nanti saya juga akan evaluasi yang ini (ujung proyek MERR), karena konstruksinya sangat mahal, sayang duitnya. Itu di luar kontrak,” tandasnya.