Jumat, 02 November 2018

Citilink Buka Rute Penerbangan Internasional Baru Surabaya-Penang

Surabaya – Maskapai berbiaya hemat (low cost carrier/LCC) Citilink Indonesia menambah rute internasional baru Bandara Internasional Juanda Surabaya (SUB) – Bandara Internasional Penang (PEN) mulai tanggal 1 November 2018 dari yang sebelumnya hanya sehari sekali menjadi 2 kali sehari.

“Seiring tingginya permintaan masyarakat untuk berkunjung ke Penang (Malaysia), Citilink Indonesia menambah konektivitas pada rute tersebut dari dan menuju Surabaya, untuk memberikan pilihan perjalanan bagi masyarakat Surabaya,” ujar Direktur Utama PT Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo di Surabaya, Kamis (1/11), seperti dilansir Beritasatu.

Sebelumnya, pada tahun yang sama, Citilink Indonesia juga telah menambah frekuensi penerbangan Jakarta-Penang dari yang awalnya hanya 1 kali sehari menjadi 2 kali sehari. “Penambahan rute Surabaya-Penang ini sebagai bentuk ekspansi maskapai dalam mendukung perkembangan positif di kawasan Asia,” kata Juliandra.

Pesawat Citilink bernomor penerbangan QG 525 dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Juanda Surabaya jam 12.55 WIB dan mendarat di Bandara Internasional Penang pada pukul 17.00 waktu setempat. Sebaliknya, dari Penang ke Surabaya menggunakan pesawat bernomor penerbangan QG 524 dan dijadwalkan terbang pukul 09.55 waktu setempat, lalu tiba di Juanda pukul 12.00 WIB.

Sementara itu, untuk rute Jakarta (CGK) – Penang (PEN) yang dilayani 2 kali dalam sehari memiliki jadwal penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan pesawat dengan nomor penerbangan QG 508 pada pukul 05.25 WIB dan mendarat di Bandara Internasional Penang jam 08.55 waktu setempat. Lalu dengan pesawat QG 510, pesawat Citilink Indonesia dijadwalkan berangkat jam 09.55 WIB dan sampai di Penang pada jam 13.25 waktu setempat.

“Diharapkan penerbangan rute Jakarta - Penang dan Surabaya - Penang ini dapat memberikan kontribusi yang positif sehingga Citilink Indonesia dapat terus memantapkan eksistensinya di kawasan asia pada masa yang akan datang,” tandas Juliandra.