Minggu, 25 November 2018

Angkasa Pura I Buka Pendaftaran Seleksi Mitra Usaha Hingga 2 Desember 2018

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) I sejak beberapa waktu lalu memang membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para pelaku usaha dan pemegang merek nasional maupun internasional untuk mengembangkan bisnis di area komersial bandara yang dikelola oleh perusahaan lewat program Seleksi Mitra Usaha, Ruang Komersial Terminal 1 Bandara Juanda Surabaya.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura (AP) I Devy Suradji - www.airmagz.com

Pendaftaran Seleksi Mitra Usaha dibuka sejak tanggal 23 November 2018 sampai tanggal 2 Desember 2018. Bandara Internasional Juanda adalah bandar udara terbesar kedua dari segi trafik penumpang pesawat dari 13 bandara yang berada di bawah pengelolaan PT AP I, setelah Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. “Angka 20 jutaan penumpang setiap tahunnya di Bandara Juanda ini merupakan pasar potensial bagi para pemilik bisnis ritel,” ujar Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura (AP) I Devy Suradji, seperti dilansir Republika.

Sebagai informasi, tahun 2017 lalu trafik penumpang di Bandara Juanda telah melayani 20,1 juta penumpang. Tahun 2018 ini trafik penumpang di Bandara Juanda diperkirakan mengalami pertumbuhan hingga 5,5% menjadi 21,2 juta penumpang. “Untuk memanfaatkan peluang kerja sama bisnis ini, kami mengundang para pemilik bisnis dan merek untuk turut aktif dan ikut serta dalam proses seleksi mitra usaha yang kami laksanakan ini,” jelas Devy, Sabtu (24/11).

Seleksi mitra usaha yang dilakukan oleh PT AP I ini mencakup 4 jenis kategori usaha, antara lain Food & Beverage, Retail, Services dan Lounge. Dari keempat kategori itu masih dibagi lagi menjadi beberapa paket, yakni 11 paket Food & Beverage, 1 paket Retail, 1 paket Services, dan 2 paket Lounge.

Calon mitra usaha yang berminat mengikut seleksi tersebut harus melengkapi sejumlah persyaratan seperti mengirimkan Akta Pendirian Perusahaan, tanda Daftar Perusahaan (TDP) dari Kantor Dinas Perindustrian & Perdagangan yang masih berlaku, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) sesuai dengan bidang usahanya.

Syarat lain yang juga harus dipenuhi adalah Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (SPPKP), Bukti setor pajak tahun terakhir (SPPT), KTP yang masih berlaku, Surat Keterangan Domisili Perusahaan, Laporan Keuangan Perusahaan, Surat referensi dari pusat perniagaan dimana perusahaan beroperasi, serta mengisi surat peminatan untuk paket-paket seleksi yang diminati. Informasi yang lebih detail dapat diakses melalui https://ap1.link/seleksisub.