Minggu, 28 Oktober 2018

Trafik Penumpang di Bandara-Bandara Angkasa Pura I Meningkat 9%

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) I melaporkan bahwa pergerakan penumpang di 13 bandara yang berada di bawah pengelolaannya mengalami peningkatan dari awal tahun sampai kuartal III 2018. Apabila dibandingkan dengan tahun 2017 lalu, pergerakan penumpang pada kurun waktu tersebut tumbuh hingga 9%.



Menurut Direktur Utama AP I Faik Fahmi, peningkatan pergerakan penumpang ini terjadi karena adanya pengembangan bandara yang tengah dilakukan oleh PT AP I. “Pengembangan dilakukan juga untuk menjaga standar layanan kepada pengguna jasa bandara,” beber Faik, Jumat (26/10), seperti dilansir Republika.

Lebih lanjut Faik memaparkan, sampai dengan kuartal III 2018, lalu lintas penumpang di 13 bandara PT AP I mencapai 73,02 juta orang, meningkat 9% dari periode yang sama pada tahun 2017 lalu di angka 66,9 juta orang. Adapun pergerakan atau trafik penumpang tertinggi ada di Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan jumlah penumpang mencapai 17,7 juta.

“Angka di Bandara Bali ini berkontribusi sekitar 24,2 persen dari total traffic penumpang di bandara Angkasa Pura I selama periode tersebut. Jumlah ini tumbuh 7,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 16,4 juta orang,” beber Faik.

Setelah Bandara Ngurah Rai, ada Bandara Internasional Juanda Surabaya di posisi tertinggi kedua trafik penumpang tertinggi selama periode tersebut dengan jumlah penumpang mencapai 15,9 juta orang atau berkontribusi sekitar 21,7% dari keseluruhan traffic penumpang di bandar udara AP I. Jumlah tersebut meningkat 7,12% dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 14,8 juta penumpang.

Selanjutnya ada Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan jumlah penumpang mencapai 10,1 juta orang atau 13,8% dari total trafik. “Jumlah ini tumbuh 12,63 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang sebesar sembilan juta orang,” papar Faik.

Dalam rangka mengantisipasi sekaligus meningkatkan potensi pertumbuhan pergerakan penumpang, PT AP I memiliki target minimal 2 proyek pengembangan bandara akan dimulai dari tahun 2019 depan. Kedua proyek yang dimaksud adalah bandara internasional baru Yogyakarta yang dijadwalkan beroperasi April 2019 dan terminal baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pada Oktober 2019.

“Peningkatan kapasitas bandara merupakan faktor utama untuk mendorong peningkatan trafik penumpang. Oleh karena itu, Angkasa Pura I terus menggenjot pengembangan bandara-bandara kelolaan,” tandas Faik.