Kamis, 25 Oktober 2018

Genjot Kapasitas Penumpang, Mulai Februari 2019 Bandara Juanda Bakal Direnovasi

Surabaya – Bandara Internasional Juanda Sidoarjo, Jawa Timur akan mulai mengalami renovasi bulan Februari 2019 mendatang. PT Angkasa Pura (AP) I selaku pihak pengelola Bandara Juanda sudah menyiapkan proses renovasi dan modifikasi bandar udara yang bertempat di Sedati, Sidoarjo tersebut. Proses tender pun kabarnya sedang berlangsung.

“Nanti akan ada perluasan dan modifikasi gedung Terminal 1 Bandara Juanda. Salah satunya adalah dibangunnya terminal khusus umrah,” ujar Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I Devi Suradji, di Surabaya, Rabu (24/10), seperti dilansir Tribunnews.

Para tenant yang selama ini telah berbagai spot di Bandara Juanda pun memperoleh sosialisasi terkait gambaran seperti apa rencana perubahan lay out usai Terminal 1 Bandara Juanda direnovasi nantinya. “Kami memodifikasi T1 Bandara Juanda ini tentu akan membawa konsekuensi pada perubahan letak para tenant. Mereka tentu perlu sosialisasi agar mereka bisa makin meningkatkan hubungan bermitra dengan kami,” papar Devi.

Dengan adanya renovasi tersebut, kapasitas T1 Bandara Juanda yang sebelumnya hanya mampu menampung 10 juta penumpang per tahun diharapkan bisa meningkat hingga 17 juta penumpang per tahun. Hingga kini terdapat 12 gate di Terminal 1. Dua gate terakhir digunakan sebagai terminal khusus untuk melayani penerbangan umrah. Ketika memasuki musim penerbangan umrah, kondisi terminal bandara cenderung semrawut.

“Nanti semua nyaman. Kami akan perluas 45.000 meter ke timur. Gate akan bertambah menjadi 16 Gate. Ada terminal khusus umrah sehingga keberangkatan dan kedatangan tersendiri dan terpisah dengan penerbangan reguler,” terang Co General Manager PT Angkasa 1 Juanda Yudi Maisa.

Renovasi dan modifikasi Terminal 1 Bandara Juanda tersebut sekaligus akan memberikan fasilitas yang ideal untuk para pengunjung dan penumpang di Bandara Juanda. Dalam proses renovasi ini, pihak PT Angkasa Pura I juga akan membangun gedung parkir kendaraan yang lebih memadai untuk para pengguna jasa bandara. “Gedung beratap dan aman, jadi semua kendaraan parkir terlindungi,” tandas Yudi.