Selasa, 23 Oktober 2018

Dikunjungi Menhub, Pengembangan Bandara Juanda Tidak Dibahas

SURABAYA – Pada hari Sabtu (20/10) kemarin, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, melakukan kunjungan untuk meninjau Bandara Internasional Juanda. Sayangnya, alih-alih membahas pengembangan bandara yang dirasa sangat perlu, ia malah mengkaji pembukaan jalur operasional kapal roll on roll off (Ro-Ro) untuk angkutan barang dari Surabaya menuju Jakarta dan ke sejumlah daerah lainnya.

Dalam kunjungannya ke Surabaya, Menhub diketahui menggelar pertemuan tertutup dengan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III. Namun, pertemuan tersebut tidak membahas pengembangan Bandara Internasional Juanda. Padahal, rencana pengembangan Bandara Juanda sudah dibahas sejak dua tahun terakhir dan dinilai perlu untuk mengatasi kepadatan penumpang maupun lalu lintas penerbangan. “Kami pikir Bandara Juanda memang harus dikembangkan, namun tadi belum bicara dengan Pak Gubernur. Mungkin ada sesi yang lain,” kata Budi kepada wartawan.

Kementerian Perhubungan sendiri berkunjung ke Jawa Timur untuk mengkaji pembukaan jalur operasional kapal roll on roll off (Ro-Ro) untuk angkutan barang dari Surabaya menuju Jakarta. Pihak kementerian akan meminta sejumlah pihak, seperti Dinas Perhubungan Jawa Timur dan asosiasi pelayaran, untuk mengklarifikasi biaya angkutan barang dari Surabaya ke Jakarta, termasuk biaya pelabuhan dan kesiapan infrastruktur pelabuhan.

“Mudah-mudahan nanti ketemu biaya yang kompetitif, sehingga bisa saling menguntungkan,” sambung Budi. “Saya dengar ada dua ribu kontainer yang keluar dari Surabaya setiap harinya, dan ini tentu menjadi potensi yang luar biasa.”

Dalam kesempatan yang sama, Budi juga menuturkan bahwa pihaknya telah memiliki rencana untuk membuka jalur transportasi dengan rute Pelabuhan Jangkar Situbondo ke Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat, yang bertujuan untuk mempercepat proses pengiriman barang. Diharapkan dengan adanya jalur ini, maka kapal tidak lagi melalui Pulau Bali, sehingga pengiriman bisa berlangsung dengan lebih cepat.