Minggu, 21 Oktober 2018

Akses Jalan Menuju Terminal 1 & 2 Bandara Juanda Belum Bisa Dilalui

Sidoarjo – Proyek pembangunan jembatan Jalan Raya Pabean, Sedati ternyata sudah rampung. Akan tetapi hingga kini kabarnya akses jalan antara Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Internasional Juanda tersebut masih belum dapat dilalui oleh para pengguna jalan. Pasalnya pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo masih melanjutkan pengerjaan proyek perbaikan jembatan lain di sisi selatan, tepatnya di Desa Sedati Agung, dekat SPBU.



Menurut Kapolsek Sedati AKP I Gusti Made Merta menjelaskan bahwa jembatan Pabean memang sudah dibuka, namun hanya dapat dilalui oleh kendaraan kecil. Untuk kawasan pergudangan, kendaraan tetap diizinkan keluar masuk, namun hanya truk kecil. Sedangkan kendaraan yang kapasitasnya 20 kaki tidak boleh lewat. “Tunggu sampai pengeringan jembatan selesai,” paparnya, seperti dilansir JPNN.

Lebih lanjut Gusti menuturkan jika kondisi jembatan saat ini masih belum mampu menerima beban yang bertonase tinggi. Setelah pengecoran setidaknya butuh waktu yang cukup lama agar bisa benar-benar kering supaya fisik jembatan bisa awet.

Dari bulan September 2018 lalu akses jalan dari Terminal 1 ke Terminal 2 sudah dialihkan ke Jalan Raya Bypass Juanda. Gusti juga mengimbau para pengguna jalan supaya tidak terus melintas karena akses jalan di sisi selatan masih tertutup. “Pemberitahuan terkait renovasi jembatan baru sudah tertera,” ucapnya.

Sementara itu, Humas PT Angkasa Pura 1 Yuristo Ardhi Hanggoro bulan lalu sudah menjelaskan jika Jembatan Pabean Sedati sedang direnovasi sejak 1 September – 15 Oktober 2018. “Akses jalan menuju Terminal 2 Bandara internasional Juanda dapat melalui Jalan Bypass Juanda,” ujar Yuristo.

Sementara itu, Sujono, penanggung jawab teknis CV Jati Jaya mengatakan bahwa sebenarnya pengerjaan jembatan Desa Sedati Agung sudah mulai dibangun awal Agustus 2018 lalu. Akan tetapi baru sisi utara dulu yang dikerjakan. Pasalnya jika dua sisi yang dikerjakan secara bersamaan, maka akan menutup akses jalan bagi kendaraan yang hendak melintas.

Pembangunan jembatan ditargetkan rampung pada tanggal 10 Desember 2018 mendatang. Bahkan pembangunan itu mungkin dapat selesai lebih cepat dari target. Tetapi pihaknya khawatir jika pembangunan dilaksanakan pada saat musim hujan kemungkinan akan menghambat.