Senin, 17 September 2018

Agustus 2018, Bandara Juanda Paling On-Time se-Asia Tenggara

SURABAYA – Satu prestasi kelas dunia kembali diperoleh Bandara Internasional Juanda. Setelah sebelumnya meraih ‘The 3rd World Best Airport by Size 15-25 million’ (Peringkat Ketiga Bandara Terbaik di Dunia kategori bandara berpenumpang 15-25 juta orang per tahun) di ajang ASQ Awards 2017, kini Bandara Juanda juga dinobatkan sebagai bandara paling tepat waktu se-Asia Tenggara pada bulan Agustus 2018.



Dikutip dari Kumparan, prestasi terbaru tersebut diraih lewat laporan bulanan ketepatan waktu untuk kategori bandara yang dilakukan oleh lembaga analis perjalanan udara yang berbasis di Inggris, OAG. Hebatnya lagi, bandara yang dioperasikan oleh PT Angkasa Pura I itu berhasil mengalahkan Bandara Internasional Changi di Singapura.

Berdasarkan hasil riset OAG, Bandara Internasional Juanda mendapat persentase On Time Performance (OTP) sebanyak 93,7 persen. Sementara, di posisi kedua di Indonesia atau ke-10 di Asia Tenggara, ada Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan OTP sebesar 68,8 persen. Kemudian, disusul Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang mendapat skor OTP 63,6 persen.

OAG sendiri memiliki database 900 maskapai dan empat ribu bandara di dunia. Sementara, untuk data ini, OAG melakukan penilaian berdasarkan waktu kedatangan dan keberangkatan tidak lebih dari 15 menit sesuai jadwal yang sudah ditentukan, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan penerbangan.

Sebelumnya, Bandara Juanda telah memperoleh penghargaan dari Airports Council International (ACI) sebagai Peringkat Ketiga Bandara Terbaik di Dunia kategori bandara berpenumpang 15-25 juta orang per tahun) di ajang ASQ Awards 2017. Penghargaan tersebut diberikan diHalifax, Nova Scotia, Kanada, pada Rabu (12/9) waktu setempat.

ASQ Awards adalah penghargaan tahunan tertinggi bagi bandara dengan tingkat pelayanan terbaik di dunia yang diberikan oleh ACI, organisasi kebandarudaraan global yang berbasis di Montreal, Kanada. Penilaian yang dilakukan dalam ASQ Awards didasarkan pada survei kepuasan terhadap layanan bandara dengan partisipan mencapai 600 ribu orang pengguna jasa. “Kami bersyukur atas hasil ini. Semua berkat kerja tim dan semua pihak,” ujar General Manager Angkasa Pura I Juanda, Heru Prasetyo.