Kamis, 13 September 2018

6 Bandara PT AP I Telah Layani Debarkasi 35 Ribu Jemaah Haji

Jakarta – Pelaksanaan ibadah haji tahun 2018 ini bisa dibilang berlangsung lancar. Setidaknya ada sejumlah 35.010 jemaah haji dari 85 kelompok terbang (kloter) yang pulang ke Indonesia melalui 6 bandar udara yang berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura (AP) I pada periode Debarkasi Angkutan Haji sejak tanggal 28 Agustus – 6 September 2018.

Keenam bandara PT AP I yang menjadi pusat debarkasi haji antara lain, Bandara Internasional Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Internasional Lombok, dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.

Sampai tanggal 6 September 2018 lalu, sudah ada 13.903 jemaah haji dari 31 kloter yang tiba di Bandara Juanda, sedangkan di Bandara Adi Soemarmo Solo berjumlah 10.760 jemaah haji dari 30 kloter, dan 6.341 jemaah haji dari 14 kloter di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Lalu di Bandara Internasional Lombok telah tiba 2.719 jemaah haji dari 6 kloter, 1.287 jamaah haji dari 6 kloter di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, dan 454 jemaah haji dari 1 kloter di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

“Secara umum pelaksanaan dan pelayanan Debarkasi Angkutan Haji 2018 pada periode 28 Agustus - 6 September 2018 di keenam bandara yang kami kelola berjalan lancar dan aman. Kami secara khusus terus melakukan koordinasi secara baik dengan stakeholder terkait agar kualitas pelayanan dapat terjaga demi mendukung kelancaran kepulangan jemaah haji ke Tanah Air,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, Sabtu (8/9), seperti dilansir Liputan 6.

Sebagai informasi, periode pelaksanaan Debarkasi Angkutan Haji 2018 di 6 bandara PT AP I berlangsung pada 28 Agustus – 26 September 2018. Bandara Juanda dijadwalkan menerima kepulangan 83 kloter, Bandara Adi Soemarmo Surakarta 95 Kloter, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar 35 Kloter, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan 13 Kloter, Bandara Syamsuddin Noor 17 Kloter, dan Bandara Internasional Lombok 10 Kloter.

Selama pelaksanaan haji, jemaah haji yang wafat paling banyak berasal dari embarkasi Surabaya sejumlah 57 orang dan embarkasi Solo yang juga berjumlah 57 jemaah. “Anggota jamaah yang wafat dari haji reguler tercatat 299 orang dan dari haji khusus 21 orang,” jelas Kasubag Informasi dan Humas Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Abdul Basir di Mekkah, Arab Saudi.