Rabu, 08 Agustus 2018

Citilink Sediakan Penerbangan Tambahan Rute Lombok-Surabaya

Jakarta – Setelah bencana gempa yang melanda Lombok berkekuatan 7 SR pada Minggu (5/8) lalu, maskapai Citilink Indonesia melakukan penambahan jadwal penerbangan atau extra flight untuk rute Lombok-Surabaya pada Selasa (7/8) kemarin. Rute tersebut sengaja ditambah agar dapat membawa para penumpang untuk keluar dari Lombok.

“Penambahan jadwal penerbangan ini diharapkan dapat membantu mobilisasi masyarakat dan wisatawan keluar dari Lombok menuju Surabaya,” ujar Vice President Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia Ranty Astari Rachman di Jakarta, Selasa (7/8), seperti dilansir Antara.

Lebih lanjut Ranty menjelaskan bahwa Citilink melihat banyak masyarakat dan wisatawan yang hendak keluar dari Lombok. Sayangnya kapasitas penumpang pesawat untuk penerbangan dari Lombok kabarnya tak mencukupi. Oleh sebab itu, Citilink Indonesia berinisiatif menambah jadwal penerbangan ekstra untuk rute Lombok-Surabaya. “Penambahan penerbangan Lombok-Surabaya ini merupakan langkah antisipasi lonjakan penumpang yang signifikan pasca gempa yang terjadi di Lombok pada Minggu, 5 Agustus 2018,” beber Ranty.

Jadwal penerbangan tambahan tersebut dijadwalkan beroperasi pada Selasa (7/8) kemarin dengan keberangkatan pukul 14.30 WITA dari Bandara Internasional Lombok Praya dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya jam 15.36 WITA. “Ke depannya, Citilink Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan akan terus menyesuaikan dengan kondisi terkini apakah diperlukan perpanjangan periode penerbangan tambahan tersebut,” ungkap Ranty.

Maskapai Citilink Indonesia sendiri sebelumnya diketahui melayani penerbangan berjadwal reguler untuk rute Lombok-Jakarta sebanyak 1 kali sehari dan rute Lombok-Surabaya sebanyak 2 kali sehari. Dengan ditambahnya jadwal penerbangan tersebut Citilink berhadap bisa memaksimalkan kinerja sebagai transportasi udara yang terpercaya.

Selain Citilink, maskapai Garuda Indonesia juga melayani penerbangan tambahan atau extra flight untuk rute Lombok-Denpasar agar dapat meminimalisir penumpukan penumpang setelah gempa yang mengguncang Lombok. Penerbangan tambahan Garuda Indonesia tersebut dilayani menggunakan pesawat berbadan besar alias wide body.