Sabtu, 18 Agustus 2018

Bandara Juanda Kembali Lanjutkan Proyek Overlay, Target Rampung Tahun 2019

Sidoarjo – Setelah pemberangkatan haji selesai, Bandara Internasional Juanda Surabaya kini sudah tidak buka 24 jam lagi. Oleh sebab itu PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Juanda pun kembali melanjutkan pengerjaan proyek overlay runway atau penggantian aspal total di landasan pacu Bandara Juanda.

Menurut General Manager PT AP I Cabang Juanda, Heru Prasetyo, di tengah penantian proses debarkasi atau pemulangan jemaah haji Surabaya, Bandara Juanda hanya akan dibuka hingga jam 23.00 WIB saja. “Saat ini masa tenang karena proses Debarkasi Haji Surabaya akhir bulan (Agustus) nanti. Karena tak lagi digunakan untuk aktivitas penerbangan dini hari, maka proyek overlay dilanjutkan seperti biasa,” ujar Heru, Kamis (16/8), seperti dilansir Tribunnews.

Lebih lanjut Heru memaparkan bahwa hingga kini pengerjaan overlay runway Bandara Juanda sudah mencapai lebih dari 60% dan sisanya akan terus digarap hingga pertengahan tahun 2019 mendatang. “Optimistis bisa selesai,” ujarnya.

Tak hanya overlay runway saja, PT AP I Cabang Juanda pun berencana untuk meningkatkan kapasitas terminal penumpang di Bandara Juanda. Pasalnya, dari hari ke hari Terminal 1 Bandara Juanda semakin dipadati oleh penumpang maupun penjemput. Hal ini juga terlihat dari kursi ruang tunggu di luar counter check in yang hampir selalu penuh. “Memang sudah saatnya dilakukan pengembangan terminal penumpang,” tutur Heru.

Heru berpendapat bahwa bukan hanya perluasan terminal kedatangan saja yang dibutuhkan, tetapi perluasan terminal keberangkatan pun perlu dilakukan karena kepadatan penumpang yang terjadi ketika pesawat sedang delay. “Terlebih ruang tunggu penumpang usai check in yang padat giliran pesawat lain berangkat tapi pesawat yang awal berangkat harus delay,” ucapnya.

Pengembangan gedung Terminal 1 Bandara Juanda sendiri kabarnya telah menjadi wacana bagi AP I, sayangnya masih belum ada respons positif dari pembahasan wacana tersebut. Heru pun mengatakan jika pihaknya akan berupaya untuk berdiskusi dengan sejumlah pihak terkait mengenai pengembangan T1 Juanda. “Kalau penambahan kapasitas penumpang bisa dilakukan dengan pengembangan gedung terminal satu. Saya rasa anggaran pun sudah ada,” tutupnya.