Jumat, 20 Juli 2018

Uji Kelaikan Penerbangan Haji, Kemenhub Lakukan Rampcheck di Sejumlah Bandara

Tangerang – Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan penerbangan haji 2018, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan rampcheck pesawat yang digunakan untuk penerbangan haji sejak Selasa (17/7) lalu. Rampcheck pesawat Boeing B777 Garuda registrasi PK-GIC tersebut dilaksanakan di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

“Hasil rampcheck hari ini tidak ada masalah dan pesawat laik terbang. Sebelumnya kami juga sudah melakukan pemeriksaan dan verifikasi pesawat yang akan dipakai oleh Garuda dan Saudi untuk penerbangan haji ini. Dan hasilnya setelah diadakan penyehatan semua pesawat laik terbang,” kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso, Selasa (17/7), seperti dilansir Detik.

Rampcheck tersebut sengaja dilakukan seiring dengan dimulainya penyelenggaraan penerbangan haji 2018 yang ditandai dengan diberangkatkannya jemaah haji dari sejumlah embarkasi seperti embarkasi Padang, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan sebagainya. Rampcheck sendiri adalah bagian dari rangkaian rampcheck khusus angkutan haji yang dilakukan oleh inspektur dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Ditjen Perhubungan Udara dan Kantor Otoritas Bandar Udara di masing-masing embarkasi pada 16-20 Juli 2018.

Pada rampcheck khusus tersebut, jumlah pemeriksaan dari 12 lokasi bandara mencapai 57 pemeriksaan dan pemeriksaan per individual sebanyak 21 pesawat. “Ada beberapa temuan minor yang didapat selama rampcheck, tapi sebagian besar tidak berpengaruh pada kelaikudaraan. Temuan yang mempengaruhi sudah direktifikasi dalam tiga hari penyehatan, dan pesawat sudah laik beroperasi kembali,” jelas Agus.

Berdasarkan Keputusan Menteri Agama, ada 2 maskapai yang ditunjuk untuk melayani penerbangan haji, yakni Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines. Garuda mengoperasi 13 unit pesawat, sedangkan Saudi Arabian Airlines 18 armada pesawat. Kemenag juga menetapkan 12 bandara embarkasi dan debarkasi, serta 5 bandara embarkasi antara.

Bandar udara yang ditetapkan sebagai embarkasi dan debarkasi antara lain Bandara Sultan Iskandar muda, Aceh, Bandara Kualanamu, Medan, Bandara Minangkabau, Padang, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Bandara Hang Nadim, Batam, Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Bandara Adi Soemarmo, Solo, Bandara Juanda, Surabaya, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan, Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin, Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, dan Bandara Lombok Praya, Lombok.

Sementara itu embarkasi haji antara adalah Bandara Djalaluddin, Gorontalo, Bandara Radin Inten II, Lampung, Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, dan Bandara Sultan Thaha, Jambi.