Minggu, 29 Juli 2018

Susul Citilink, Lion Air Juga Siap Layani Penerbangan Surabaya-Kertajati

Bandung – Setelah Citilink, rupanya layanan penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka akan bertambah dengan beroperasinya maskapai Lion Air pada pertengahan Agustus 2018 depan.



Maskapai Lion Air disebutkan telah mengajukan layanan penerbangan untuk 2 rute, yaitu Denpasar-Kertajati dan Surabaya-Kertajati serta sebaliknya. Lion Air sengaja mengajukan penerbangan untuk kedua rute itu karena dinilai memiliki pasar yang potensial. Masing-masing rute tersebut dilayani menggunakan 1 pesawat jenis Boeing 737. “Maskapai Lion ini sudah menyiapkan satu armada untuk masing-masing rutenya, yakni pesawat jenis Boeing 737 yang memiliki kapasitas sekitar 165 orang,” kata Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra di Bandung, Jumat (27/7), seperti dilansir Sindonews.

Lebih lanjut Virda menjelaskan jika pihak Lion Air telah mengajukan jadwal penerbangan kepada PT BIJB. Adapun untuk rute penerbangan dari Denpasar ke Kertajati dijadwalkan berangkat pada pukul 10.30 WITA dan mendarat pada jam 11.10 WIB. Sementara itu, untuk rute sebaliknya dari Kertajati ke Denpasar dijadwalkan terbang pada pukul 15.50 WIB dan tiba pukul 18.30 WITA. “Penerbangan Denpasar-Kertajati ini diperkirakan satu jam setengah,” ujar Virda.

Sedangkan penerbangan dari BIJB ke Bandara Internasional Juanda Surabaya dijadwalkan take off pada pukul 11.50 WIB dan mendarat pada jam 13.10 WIB. Rute sebaliknya, yaitu dari Surabaya ke BIJB akan berangkat pada pukul 13.50 WIB dan tiba di BIJB pada jam 15.10 WIB.

Dengan beroperasinya maskapai Lion Air di Bandara Kertajati tersebut akan menyusul maskapai yang telah lebih dulu beroperasi di BIJB, yakni Citilink yang merupakan anak perusahaan maskapai Garuda Indonesia. Sebelumnya Citilink telah terlebih dulu mengajukan extra flight atau penerbangan tambahan pada musim musik Lebaran 2018, lalu dilanjutkan penerbangan reguler rute Kertajati-Surabaya dan sebaliknya mulai 1 Juli 2018.

Virda menjelaskan bahwa permintaan layanan penerbangan reguler dan ke Bandara Kertajati cukup tinggi sejak diresmikan Mei 2018 lalu. Hal ini terlihat dari tingkat keterisian atau okupansi pesawat Citilink yang setiap hari bisa mencapai di atas 60%. “Permintaan dari pasar ini lebih banyak yang menuju Kertajati dari Surabaya ketimbang Kertajati ke Surabaya. Keterisian kursi dari Surabaya ini selalu lebih dari 100 penumpang,” pungkasnya.