Selasa, 03 Juli 2018

Mei 2018, Kunjungan Wisman ke Jatim via Bandara Juanda Turun 7,15%

SURABAYA – Sektor pariwisata Jawa Timur dalam beberapa bulan belakangan mengalami tren penurunan. Hal itu terlihat dari angka kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, ke provinsi tersebut melalui Bandara Internasional Juanda. Sepanjang bulan Mei 2018 kemarin, jumlah wisatawan asing yang datang ke Jawa Timur hanya 24.429 kunjungan.

“Kunjungan wisatawan mancanegara yang datang ke Jawa Timur melalui Bandara Juanda pada bulan Mei 2018 turun sebesar 7,15 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” tutur Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono, Senin (2/7) kemarin. “Yakni dari sebanyak 26.309 kunjungan di bulan April menjadi hanya sebanyak 24.429 kunjungan di bulan Mei.”

Warga negara yang paling banyak mengunjungi Jawa Timur masih dari Malaysia, Singapura, lalu Tiongkok. Namun, selaras dengan jumlah kunjungan secara menyeluruh yang turun, kedatangan wisatawan asing dari ketiga negara tersebut juga anjlok dengan persentase yang berbeda. Kunjungan turis asal Malaysia turun drastis sebesar 45,17 persen menjadi 3.313 kunjungan, kedatangan turis asal Singapura mengalami penurunan 5,37 persen menjadi 1.991 kunjungan, dan kunjungan turis Tiongkok turun 15,32 persen menjadi 1.216 kunjungan.

Tidak hanya jumlah wisatawan asal luar negeri yang mengalami penurunan, jumlah penumpang udara tujuan mancanegara via Bandara Juanda juga loyo. Sepanjang bulan Mei kemarin, jumlah penumpang tujuan internasional di Bandara Juanda turun 14,39 persen, membuntuti Bandara Internasional Hasanuddin yang mengalami penurunan sebesar 51,05 persen.

Selain penerbangan internasional, penurunan juga terjadi pada jumlah penumpang domestik yang terbang melalui Bandara Juanda. Menurut catatan BPS Pusat, penumpang angkutan udara domestik di Bandara Juanda mengalami penurunan sebesar 11,76 persen, kedua terbesar setelah Bandara Internasional Kualanamu Medan yang turun 15,08 persen.