Senin, 07 Mei 2018

Triwulan I 2018, Jumlah Penumpang Bandara Juanda Naik 8,2%

SURABAYA – Sepanjang triwulan pertama tahun 2018, jumlah penumpang yang bepergian melalui Bandara Internasional Juanda mengalami tren kenaikan. Kenaikan juga terjadi pada pergerakan pesawat dan kargo di bandara tersebut sepanjang bulan Januari hingga Maret kemarin, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.



Seperti dikutip langsung dari akun Twitter resmi milik PT Angkasa Pura I Bandara Juanda, jumlah penumpang sepanjang Januari hingga Maret 2018 tercatat mencapai 4.983.399 penumpang, naik 8,2 persen dibandingkan jumlah penumpang periode yang sama di tahun sebelumnya yang tercatat 4.604.621. Jika dirata-rata, jumlah penumpang di Bandara Juanda sepanjang tiga bulan pertama adalah 55.371 per hari.

Seiring dengan kenaikan jumlah penumpang, frekuensi pergerakan pesawat di Bandara Juanda juga ikutan naik. Jika pada Januari hingga Maret 2017 lalu, pergerakan pesawat tercatat sebanyak 35.074 pergerakan, maka di triwulan 2018, pergerakan pesawat mencapai 38.364 pergerakan atau 426 per hari, naik sebesar 9,4 persen.

Untuk tujuan domestik, rute ke/dari Jakarta via Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih mendominasi penerbangan di Bandara Juanda, yakni sebesar 27 persen, disusul Balikpapan dan Makassar yang masing-masing 9 persen. Sementara, rute internasional didominasi penerbangan menuju Kuala Lumpur sebesar 34 persen, disusul ke Singapura sebesar 31% dan Jeddah sebesar 11 persen.

Selain penumpang dan pesawat, pergerakan kargo di Bandara Juanda juga mengalami kenaikan sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Masih menurut sumber yang sama, sepanjang Januari hingga Maret kemarin, pergerakan kargo total mencapai 25.433.925, atau naik 7,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017 yang sebesar 23.686.543.

Sebelumnya, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Bandara Juanda juga menjadi salah satu pintu masuk udara yang mengalami kenaikan tertinggi dalam urusan menerima kunjungan wisatawan mancanegara pada triwulan pertama 2018, yaitu sebesar 96,53 persen. Bandara Juanda mengekor Bandara Supadio (Kalimantan Barat) di urutan pertama dengan kenaikan mencapai 168,74%.