Rabu, 16 Mei 2018

PT AP I Tegaskan Kondisi Bandara Juanda Aman Terkendali

Surabaya – Meski sempat terjadi teror bom, kondisi Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada Senin (14/5) pukul 15.02 WIB terpantau ramai dan aman. Pihak PT AP I Cabang Juanda pun menegaskan bahwa kondisi Bandara Juanda aman dan para wisatawan tak perlu mengkhawatirkan keamanan di Bandara Juanda.

“Harapan saya bagi wisatawan, jangan khawatir soal keamanan di bandara. Pelayanan berjalan normal, aman, dan maksimal, tidak ada cancel dan delay karena keamanan,” kata General Manager Bandara Juanda, Kolonel Heru Prasetyo, seperti dilansir Kompas.

Lebih lanjut Heru menjelaskan jika keamanan Bandara Juanda telah menjadi tanggungjawab pihak TNI Angkatan Laut (AL) Surabaya. Pasalnya Bandara Internasional Juanda sendiri memang masih berada di kawasan otoritas TNI AL.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, arus penumpang di pintu kedatangan dan keberangkatan pun tampak normal. Sesekali terlihat antrean penumpang ketika hendak boarding. Tak hanya ramai dan aman, tampak pula wisatawan asing berwajah Asia Timur yang datang di pintu kedatangan sekitar pukul 14.20 WIB.

Sementara itu, di terminal domestik tampak pengamanan ketat dari pihak personel gabungan TNI AL dan petugas Avsec. Kios-kios komersil juga tampak masih ramai dikunjungi wisatawan. Tak hanya itu, porter, sopir taksi, hingga petugas kebersihan pun masih bekerja seperti biasanya. “Ya saya masih bekerja saja, masih nyari penumpang,” kata salah satu sopir taksi di Bandara Juanda.

PT Angkasa Pura (AP) I selaku pengelola 13 bandara pun berupaya untuk meningkatkan pengamanan di seluruh bandara yang berada di bawah pengelolaannya. “Berbagai langkah peningkatan keselamatan dan keamanan kami lakukan untuk mencegah terjadinya aksi pemboman atau aksi teror lainnya di fasilitas publik bandara sebagai obyek vital negara,” jelas Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Faik menjelaskan jika upaya penambahan pengamanan telah dilakukan sejak (13/5) lalu. Pengamanan dilakukan dengan meningkatkan intensitas patroli berjalan (walking patrol) di sejumlah titik dan melakukan profiling lewat CCTV. PT AP I pun bekerjasama dengan Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) untuk mengawasi kendaraan yang keluar-masuk area bandara.

PT AP I dan Satgaspam melaksanakan patroli bersama dengan mengerahkan unit K9 di area terminal serta membangun koordinasi dengan badan keamanan eksternal untuk meminimalisir potensi ancaman yang berdampak terhadap kegiatan di bandara. “Berbagai upaya peningkatan pengamanan ini berpotensi menimbulkan penumpukan di bandara akibat meningkatnya frekuensi proses pemeriksaan kendaraan ketika masuk area bandara,” tutupnya.