Selasa, 08 Mei 2018

Maret 2018, Kunjungan Turis Asing ke Jatim via Bandara Juanda Kembali Naik

SURABAYA – Beberapa waktu lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa kunjungan wisatawan asing ke Indonesia sepanjang bulan Januari hingga Maret 2018 mencapai 3,67 juta orang, atau naik 14,87 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Khusus untuk Provinsi Jawa Timur, jumlah kunjungan turis mancanegara selama bulan Maret via Bandara Internasional Juanda naik sebesar 34,71 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Dilansir dari situs resmi BPS Provinsi Jawa Timur, kunjungan wisatawan mancanegara yang datang ke Provinsi Jawa Timur melalui pintu masuk Bandara Juanda pada bulan Maret tercatat mencapai 31.110 kunjungan. Angka ini naik sebesar 34,71 persen dibandingkan jumlah kunjungan wisatawan di bulan Februari 2018 yang tercatat sebesar 23.094 kunjungan.

Naiknya angka kunjungan wisatawan asing via Bandara Juanda ini merupakan kabar yang cukup bagus bagi perkembangan sektor pariwisata di Jawa Timur. Pasalnya, di bulan Februari kemarin, jumlah kunjungan turis mancanegara ke wilayah ini memang sempat mengalami penurunan sebesar 13,51 persen dibandingkan bulan Januari yang mencapai 26.700 kunjungan.

“Sepuluh negara asal wisatawan mancanegara terbanyak yang mendominasi kunjungan ke Provinsi Jawa Timur pada bulan Februari 2018 adalah Malaysia, Singapura, China, Taiwan, Thailand, Jepang, India, AS, Hong Kong, dan Korea Selatan,” jelas Kepala BPS Jatim, Teguh Pramono, kala itu. “Wisatawan asing dari 10 negara tersebut mencakup 44,56 persen dari total kedatangan turis asing ke Jatim pada Februari 2018.”

Berdasarkan data terbaru, wisatawan asal Malaysia juga masih mendominasi kunjungan ke Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya. Menurut data BPS Pusat, jumlah kunjungan wisatawan asal Malaysia sepanjang bulan Maret kemarin sebanyak 250,9 ribu kunjungan atau 18,39 persen, diikuti turis asal China sebanyak 180,5 ribu kunjungan, turis asal Singapura sebanyak 167,5 ribu kunjungan, dan turis asal Timor Leste sebanyak 138,5 ribu kunjungan.