Sabtu, 05 Mei 2018

Jelang Mudik Lebaran, Kemenhub Inspeksi 36 Bandara di Indonesia

Jakarta – Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara melakukan inspeksi di 36 bandara yang ada di seluruh Indonesia. Inspeksi ini dilakukan oleh inspektur dari Direktorat Bandar Udara (DBU) dan Kantor Otoritas Bandar Udara (KOBU) pada minggu ketiga bulan April sampai awal Mei 2018 ini. Langkah ini dilakukan demi memastikan keselamatan dan kenyamanan para pengguna angkutan udara pada musim mudik Lebaran 2018.

Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso menjelaskan jika inspeksi yang dilaksanakan menjelang musim mudik Lebaran ini dilakukan untuk melihat kesiapan dan memperbaiki serta menambah layanan maupun sarana dan prasarana yang dibutuhkan di bandara-bandara tersebut. “Kami melakukan inspeksi keselamatan dan pelayanan di bandara agar nanti penumpang pesawat bisa mudik Lebaran dan dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar di kampung halaman dengan selamat, aman dan nyaman,” jelas Agus, seperti dilansir Kontan.

Lebih lanjut Agus memaparkan bahwa inspeksi keselamatan dan pelayanan bandar udara ini akan dilaksanakan di 36 lokasi bandara yang meliputi 8 bandara yang diinspeksi oleh DBU dan 28 bandara diinspeksi oleh KOBU. Adapun 8 bandara yang diinspeksi DBU adalah Bandara Soekarno-Hatta-Tangerang, Kuala Namu-Deli Serdang, Juanda-Surabaya, Ngurah Rai-Bali, Sultan Hasanuddin-Makassar, Minangkabau-Padang, Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan-Balikpapan dan Sam Ratulangi-Manado.

Sementara itu 28 bandara yang menjadi bagian inspeksi KOBU antara lain Bandara Sultan Iskandar Muda-Banda Aceh, Fatmawati-Bengkulu, Sultan Thaha-Jambi, Depati Amir-Pangkal Pinang, Sultan Mahmud Badaruddin II-Palembang, Sultan Syarif Kasim II-Pekanbaru, Hang Nadim-Batam, Raja Haji Fisabilillah-Tanjung Pinang, Radin Inten-Lampung, Supadio-Pontianak, Juwata-Tarakan, Syamsuddin Noor-Banjarmasin.

Kemudian Bandara Tjilik Riwut-Palangkaraya, Halim Perdanakusuma-Jakarta, Adi Sutjipto-Yogyakarta, Adi Sumarmo-Solo, Husein Sastranegara-Bandung, Ahmad Yani-Semarang, Pattimura-Ambon, Haluoleo-Kendari, Sultan Babullah-Ternate, Mutiara Sis Al Djufri-Palu, Lombok Praya-Lombok, El Tari-Kupang, Jalaluddin-Gorontalo, Frans Kaisiepo-Biak, Dominik Eduard Osok-Sorong dan Sentani-Jayapura.

Inspeksi ini menurut Agus wajib dilakukan demi memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan layanan penerbangan tetap tinggi. Libur panjang Lebaran sendiri berlangsung pada pertengahan Juni 2018 depan. Kala itu diprediksi ada sekitar jutaan masyarakat yang melakukan tradisi mudik. “Terkait dengan itulah kami melakukan inspeksi keselamatan dan pelayanan di bandara agar nanti penumpang pesawat bisa mudik lebaran dan dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar di kampung halaman dengan selamat, aman dan nyaman,” tandas Agus.