Kamis, 24 Mei 2018

Ingat, Mulai Sekarang Lini 1 Bandara Juanda Dinyatakan Steril dari Kendaraan

Surabaya – Bandara Internasional Juanda mulai saat ini mensterilkan kawasan Lini 1 dari kendaraan apapun. Pada jalur terdekat dengan lobi Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur ini dinyatakan tak boleh ada kendaraan apapun yang berhenti. PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Juanda mengungkapkan bahwa sterilisasi ini dilakukan demi menjaga kemungkinan yang mengancam keselamatan bandara sebagai objek vital.

“Kami kaget biasanya taksi bisa turun di drop zone lini 1. Ini harus berjalan agak jauh,” kata salah seorang penumpang bernama Widodo, Selasa (22/5), seperti dilansir Tribunnews.

Para sopir taksi dan mobil rental yang biasanya menurunkan dan parkir di ujung Lini 1 Bandara Juanda pun terkejut lantaran mereka tidak bisa lagi melayani penumpang sampai di lini terdekat dari Bandara Juanda. Pihak Bandara Juanda pun telah memasang sebuah papan pemberitahuan di mulut Lini 1 Bandara Juanda yang berisi keputusan General Manager PT Angkasa Pura I Juanda tentang sterilnya Lini 1 dari lalu-lalang kendaraan.

Seperti diketahui, sebelumnya kendaraan umum di luar kendaraan pribadi seperti bus Damri khusus Bandara Juanda, shuttle bus, dan taksi yang diizinkan untuk menurunkan dan menaikkan penumpang di Lini 1, asalkan bukan kendaraan pribadi. “Kini lini 1 hanya untuk kendaraan VIP, penumpang disabilitas, dan ambulance. Mereka boleh beroperasi di lini 1,” ucap Humas PT Angkasa Pura 1 Juanda Yuristo Ardi Hanggoro.

Hingga (22/5) malam, lini yang biasanya begitu ramai dengan kendaraan tersebut terlihat lebih lengang. Lini tersebut hanya diramaikan oleh penumpang berjalan kaki dari lini 2. Beberapa penumpang juga mengaku lebih nyaman dengan peraturan baru ini. Pasalnya selama ini banyak kendaraan pribadi yang mengaku kendaraan rental dan bebas masuk hingga ke Lini 1.

Karena jumlahnya sudah terlampau banyak, Lini 1 pun terkadang padat terutama ketika memasuki peak season atau weekend. Banyak kendaraan yang terlihat parkir dan menurunkan penumpang di sana. “Bagus kalau lini 1 steril karena nanti saat mudik makin padat,” kata penumpang bernama Ahmad Arif.