Selasa, 24 April 2018

Pegawai Bandara Juanda Pakai Kebaya, Penumpang Terhibur

SURABAYA – Pada momen Hari Kartini yang jatuh Sabtu (21/4) kemarin, pegawai perempuan dan petugas operasional di Bandara Internasional Juanda kompak mengenakan kebaya. Tidak disangka, ribuan pengguna jasa dan penumpang pun senang dan terhibur ketika menyaksikan mereka mengenakan kebaya. Pasalnya, tidak hanya anggun, tetapi penampilan para pegawai dinilai cantik dan unik.

Salah seorang penumpang bernama Dwi Harini, seperti dilansir dari Tribun News, mengungkapkan bahwa dirinya senang menyaksikan para pegawai Bandara Juanda memakai kebaya. Pasalnya, para perempuan tersebut terlihat cantik dan unik. “Unik dan cantik. Apik,” demikian katanya ketika menunggu keberangkatan di Terminal 1.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Heru Prasetyo, mengungkapkan bahwa nuansa baju kebaya memang sengaja dihadirkan untuk memeriahkan Hari Kartini. Pihaknya tidak lupa mengajak seluruh komunitas bandara, baik pihak maskapai maupun pihak mitra usaha, untuk memeriahkan peringatan Hari Kartini melalui gaya busana kebaya.

Peringatan Hari Kartini di Bandara Juanda pun menjadi lebih meriah dengan kehadiran peragaan busana yang ditampilkan di Terminal 1. Para model menampilkan busana khas Nusantara, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua dengan beragam kreasi. Para peraga busana dari Sanggar Rizky Budoyo itu nampak luwes bergerak di selasar ruang tunggu Terminal 1, sekaligus menghadirkan hiburan tersendiri bagi para penumpang yang menunggu waktu boarding.

“PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Juanda Surabaya juga terus berupaya menjadi mitra pemerintah daerah untuk turut mempromosikan kegiatan seni dan budaya,” jelas Heru. “Melalui kerjasama dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah Sidoarjo, kami melaksanakan kegiatan peragaan busana Nusantara di bandara bertepatan dengan momen Hari Kartini.”

Sementara itu, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Sidoarjo, Soepomo, mengapresiasi dukungan PT Angkasa Pura I Bandara Juanda dalam mempromosikan pariwisata. Menurutnya, bandara merupakan salah satu pintu gerbang utama wisatawan yang masuk ke suatu daerah, sehingga memiliki potensi besar untuk dimaksimalkan mempromosikan wisata, baik itu dalam bentuk event maupun keunikan seni dan budaya.