Rabu, 11 April 2018

Layani Penerbangan Haji 2018, Garuda Indonesia Siapkan 14 Pesawat Berbadan Lebar

Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) telah menunjuk 2 maskapai penerbangan, Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airlines untuk menjadi maskapai yang melayani penerbangan haji tahun 2018 ini. Kedua maskapai tersebut dicarter oleh pemerintah dengan sistem penerbangan langsung (direct flight).

Baik Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airlines telah menandatangani perjanjian dan melayani penerbangan jemaah haji asal Indonesia pada gelombang pertama mulai 17 Juli 2018 dan gelombang dua pada 29 Juli 2018. Masa operasional pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji berlangsung selama 30 hari. Gelombang pertama berlangsung 13 hari dan gelombang ke-2 dilakukan selama 17 hari.

Karena penerbangan tersebut menggunakan sistem carter, maka pesawat yang dipakai untuk terbang ke Madinah akan kembali ke Indonesia dalam keadaan kosong lantaran pemerintah menyewanya tanpa transit. Transit hanya diizinkan untuk kepentingan pengisian bahan bakar atau alasan keselamatan penerbangan.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar Ali menjelaskan bahwa terdapat 12 embarkasi yang menjadi titik pemberangkatan, antara lain Aceh, Medan, Batam, Padang, Palembang, Cengkareng, Solo, Surabaya (via Bandara Internasional Juanda), Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok. Asumsi jumlah penumpang yang akan diangkut melalui pesawat Garuda adalah 107.959 orang (52,27%), sedangkan Saudi Arabia 98.571 penumpang (47,73%).

Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury menegaskan jika pihaknya menyiapkan armada terbaik agar layanan penerbangan haji tahun 2018 ini bisa berlangsung lancar seperti tahun-tahun sebelumnya. “Berkaca dari pencapaian kinerja haji tahun lalu di mana kami berhasil mempertahankan capaian ketepatan waktu di atas 95 persen, kami optimistis kesiapan dan kelancaran layanan operasional haji dapat terus kami maksimalkan,” kata Pahala.

“Tidak hanya mempersiapkan layanan armada terbaik, Garuda juga mempersiapkan layanan cabin crew terbaiknya khususnya untuk memenuhi harapan jemaah haji. Pada tahun ini Garuda Indonesia juga memperkaya layanan in-flight entertainment para jemaah haji dengan menyediakan tayangan bernuansa islami. Selain itu, Garuda Indonesia juga menyediakan pilihan menu yang disesuaikan dengan selera daerah sesuai hasil meal test di setiap embarkasi,” sambung Pahala.

Tahun ini Garuda menyiapkan 14 pesawat untuk angkutan haji yang meliputi 3 pesawat Boeing 747-400, 5 pesawat Boeing 777-300ER, dan 6 pesawat A330-300/200. Jumlah pesawat yang dioperasikan nantinya akan menyesuaikan dengan peningkatan trafik jemaah haji.