Senin, 30 April 2018

Jalan MERR Tembus Bandara Juanda Dijamin Rampung Tahun 2018

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, menjamin bahwa proyek jalan middle east ring road (MERR) yang menyisakan jalur sepanjang 1,8 km akan rampung pada tahun 2018 ini. Menurut rencana, jalur pemecah kendaraan sisi timur tersebut akan tembus ke Jalur Lingkar Luar Timur, Kabupaten Sidoarjo, dan ke akses Jalan Tol Waru-Bandara Internasional Juanda.



“Sudah kontrak untuk kelanjutan proyek MERR, jadi sudah ada pemenangnya dan tinggal pengerjaan proyek fisiknya,” ujar Risma seperti dikutip dari Surya. “Dengan selesainya proyek MERR ini, saya yakin ekonomi warga di sekitar jalur tersebut akan bergerak lebih cepat.”

Kepastian pengerjaan fisik jalan tembus MERR itu diperoleh setelah Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan menuntaskan pembayaran ganti rugi lahan kepada warga. Sebanyak 11 persil yang sebelumnya susah dilepaskan, kini telah selesai dituntaskan dengan proses pembayaran ganti rugi melalui konsinyasi yang dilakukan secara bertahap, termasuk bagi yang menunggu kelengkapan dokumen persil.

Dinas Pekerjaan Umum telah menyerahkan ganti rugi sebesar Rp18 miliar ke 11 persil. Sebelumnya, Pemerintah Kota Surabaya selama ini harus mengeluarkan uang sekitar Rp205 miliar untuk membebaskan 267 persil, yang terdiri atas 219 persil pemukiman dan 48 persil sawah. Luas lahan dari ratusan persil yang dibebaskan tersebut sekitar 45.323 meter persegi.

Proyek Jalur MERR sendiri telah dimulai pada era Wali Kota Bambang DH sekitar tahun 2006 silam. Kemudian, pembangunan dilanjutkan oleh Tri Rismaharini, dengan menjebol hingga ke jalan tol di sebelah selatan, yang menghubungkan ke Bandara Internasional Juanda. Nantinya, jalur MERR tersebut akan diberi nama Jalan Dr. Ir. H. Soekarno, karena Bung Karno lahir di Kota Surabaya.

“Terima kasih. Jalan yang baru saya lalui ini, yang panjang, telah diberi nama Jalan Dr. Ir. H. Soekarno,” kata calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno, beberapa waktu lalu. “Dengan diberikan nama Jalan Soekarno, maka warga Surabaya akan abadi mengingat Bung Karno, juga pahlawan-pahlawan lain yang diabadikan pada banyak jalan di kota ini.”